Kapolda Jateng Yakin Arus Mudik 2017 Lancar, Ini Langkah yang Dilakukan untuk Urai Kemacetan

Polda Jateng menggelar Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Hotel Oak Tree Emerald Semarang

Kapolda Jateng Yakin Arus Mudik 2017 Lancar, Ini Langkah yang Dilakukan untuk Urai Kemacetan
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono membuka Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Hotel Oak Tree Emerald Semarang, Kamis (20/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng menggelar Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Hotel Oak Tree Emerald Semarang, Kamis (20/4/2017).

Forum itu dihadiri perwakilan Satlantas Polres se-Jawa Tengah dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Jawa Tengah (Dinas Perhubungan, Bina Marga, dan sebagainya).

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono menuturkan Forum LLAJ merupakan upaya penyatuan persepsi, langkah serta tindakan mengatasi persoalan arus mudik-balik Lebaran 2017.

Menurutnya, persoalan lalu lintas tak bisa diselesaikan satu instansi saja. Harus bersinergi.

Condro meyakini arus mudik tahun 2017 akan lebih lancar dibanding 2016.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat. Bila arus kendaraan di ruas tol ada kemacetan hingga dua kilometer, harus segera dialihkan keluar pintu tol. Cara ini dapat mengurangi beban di Brexit nantinya," kata Condro.

Selain itu, Polda Jateng mendorong Kementerian PUPR untuk menyelesaikan Trans Jawa.

Setidaknya, jalan tol sudah dapat digunakan pemudik secara fungsional.

"Kalau bisa, dari Brexit jangan keluar di Pekalongan. Keluarnya sampai Batang, sukur-sukur sampai Grinsing. Itu dapat mengurai kemacetan yang keluar di Pekalongan," imbuhnya.

Berdasar survei yang dilakukan Condro, fungsional Trans Jawa sudah dapat digunakan sampai Batang, pada H-10.

"Kalau sampai Semarang memang belum. Karena terkendala soal pembebasan lahan di Kendal," beber Condro.

Penggunaan Trans Jawa secara fungsional, lanjut Condro, hanya diberlakukan untuk mobil. Sedangkan truk maupun bus akan dikeluarkan melalui Brexit.

(*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved