Breaking News:

Menolak Ditahan, Kepala Rupbasan Kota Pekalongan Berdebat sampai Menangis

Setelah surat perintah penahanan dibacakan, petugas pun membawa Toga untuk diperiksa kesehatan.

GOOGLE
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis M

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tidak terima ditahan, Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Kota Pekalongan, Toga Maruli Sibarani, mencucurkan air mata.

Kasus penipuan kepada bawahan akhirnya membuat dia ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekalongan.

Saat jaksa hendak menunaikan tugas, Toga menolak ditahan.

Perdebatan sempat terjadi sehingga pejabat lokal ini menangis.

"Sebenarnya tidak alot (perdebatannya) tapi dia keberatan ditahan. Lalu jaksa menjelaskan sesuai surat perintah penahanan sehingga dia menangis. Mungkin shock karena semula mengira tidak akan sampai ditahan," kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, Suherman, Kamis (20/4/2017).

Baca: Kejaksaan Tahan Kepala Rupbasan Kota Pekalongan yang Tipu Bawahan

Setelah surat perintah penahanan dibacakan, petugas pun membawa Toga untuk diperiksa kesehatan.

"Dokter menyatakan dia sehat selanjutnya kami titipkan ke Rutan Pekalongan," katanya.

Dalam kasus ini, kejaksaan baru menetapkan satu tersangka.

Saksi yang diperiksa berjumlah delapan orang, mayoritas merupakan bawahan Toga di Rupbasan Kota Pekalongan.

"Peran istrinya masih kami dalami. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain," jelas Suherman.

Toga ditahan di Rutan Pekalongan selama 20 hari ke depan guna kepentingan pemeriksaan.

"Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Jateng," paparnya. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved