Breaking News:

Nanti Malam Jadi Pertaruhan Terakhir Enrique

Laga LaLiga 2016/17 melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu, Senin (24/4) dini hari jadi pertaruhan terakhir bagi Luis Enrique, pelatih Barcelona.

Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/CETAK
Laga LaLiga 2016/17 melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu, Senin (24/4) dini hari jadi pertaruhan terakhir bagi Luis Enrique, pelatih Barcelona. Enrique harus menjaga peluang Barcelona menjuarai LaLiga di El Clasico terakhirnya. 

"Kami sangat kecewa harus tersingkir dari Liga Champions, namun menjuarai liga bergantung pada kemenangan di Bernabeu dan itu adalah ambisi kami," ujar Andres Iniesta, kapten dan gelandang Barcelona.

El Clasico ini juga jadi kesempatan bagi Enrique untuk meraih kemenangan di El Clasico terakhirnya. Enrique belum pernah mengalahkan Zinedine Zidane sejak Zidane mengambil alih kursi kepelatihan Real Madrid. Dari dua El Clasico, Enrique sekali mengalami kekalahan dan sekali meraih hasil imbang.

Secara keseluruhan, Enrique telah tujuh kali memimpin Barcelona menghadapi Real Madrid. Dari tujuh El Clasico, mantan pelatih AS Roma itu tiga kali meraih kemenangan.

"Hari Minggu nanti kami punya tantangan lain. Kami akan berusaha meraih kemenangan di Bernabeu. Ini stadion yang bagus untuk kami dan meski kami tidak berada dalam kondisi terbaik, kami akan berusaha meraih kemenangan," kata Gerard Pique, bek Barcelona.

Meraih kemenangan di Santiago Bernabeu bukan perkara mudah bagi Barcelona. Pada ajang LaLiga, Real Madrid tak terkalahan dalam 21 laga kandang terakhir.

Tanpa bermaksud meremehkan Real Madrid, Ivan Rakitic, gelandang Barcelona, mengatakan hal yang terpenting bukan bagaimana performa Real Madrid saat ini. Menurut Rakitic yang terpenting adalah bagaimana kondisi Barcelona sekarang. Rakitic mengatakan jika mampu bermain dalam level tinggi dan mampu mengendalikan pertandingan, Barcelona memiliki peluang untuk memenangkan laga ini.

"Tidak ada yang lebih lapar kemenangan selain kami. Mengetahui klub dan semua prestasinya, kami sangat berambisi meraih kemenangan," ujar Rakitic.

Ada beberapa hal yang bisa menjadi kunci pertandingan nanti. Rakitic menilai eksekusi-eksekusi bola mati bakal memainkan peranan sangat besar dalam mempengaruhi hasil akhir pertandingan.

"Real Madrid memiliki pemain-pemain yang mahir mengeksekusi bola mati dan kami harus menyamai atau bahkan lebih baik dari mereka dalam hal intensitas dan konsentrasi," kata pemain asal Kroasia tersebut.

Barcelona bakal kehilangan satu dari trisula penyerang andalan mereka, yaitu Neymar. Pemain asal Brasil tersebut harus absen karena mendapat sanksi larangan bertanding.

"Dia termasuk satu dari tiga penyerang terbaik di dunia dan alangkah lebih baiknya jika dia bermain. Namun kami pernah menunjukkan mampu meraih kemenangan tanpa dia," ujar Rakitic. (tribunjateng/cetak/Tribunnews/deo)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved