Peternak Madu di Kudus Menggembala Hingga ke Banyuwangi, Begini Cara Mereka Membawa Lebah-lebah

Kotak-kotak kayu tersebut berfungsi sebagai sarang lebah, atau sering disebut sebagai stup

Peternak Madu di Kudus Menggembala Hingga ke Banyuwangi, Begini Cara Mereka Membawa Lebah-lebah
Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Peternak lebah madu di Kandangmas, melihat stup (kotak tempat lebah) yang digembalakan di sekitar desa tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pada sekitar bulan November hingga Mei, pada umumnya peternak lebah madu di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, mengalami masa-masa sulit. Terkadang, mereka harus menggembalakan ternak lebah hingga keluar kota, bahkan hingga ke jauh ke ujung timur pulau Jawa: Banyuwangi, guna mencari pakan berkualitas.

‎Puluhan kotak kayu, dengan panjang sekitar 50 centimeter (Cm), lebar 40 Cm, dan ketinggian 20 Cm, tampak berjajar rapi di sebuah kebun yang rindang, di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Minggu (23/4).

Kotak-kotak kayu tersebut berfungsi sebagai sarang lebah, atau sering disebut sebagai stup.

"Tiap satu stup terdapat satu ratu lebah, dengan diikuti oleh ribuan lebah pekerja‎," kata seorang anggota Perkumpulan Perlebahan Jawa Tengah (PPJT), cluster Kandangmas, Suyono.

Disampaikan, di Kandangmas terdapat sekitar 30 peternak lebah madu. Satu peternak, rata-rata memiliki 25 - 280 stup.

"Selain Kandangmas, beberapa desa di sekitar juga terdapat beberapa peternak lebah. Antara lain di Desa Tergo dan Glagah," ujarnya.

Menurut dia, sejatinya modal untuk memulai ternak lebah madu cukup besar. Disebutkan, untuk satu stup rata-rata membutuhkakan modal sekitar Rp 1,3 juta - Rp 1,5 juta. Itu untuk kotak dan ratunya.

"Harga segitu untuk ratu kwalitas satu atau kwalitas dua, yang didatangkan dari Tiongkok. Kalau ratu lebah lokal sebenarnya harganya jauh lebih murah, tapi tak berumur panjang, dan kualitasnya kurang bagus," kata Suyono.

Dikatakan lebih lanjut, selain untuk membeli stup beserta ratunya, modal lain yang cukup besar adalah untuk alokasi pakan. Menurut dia, ‎pada masa-sama seperti ini peternak harus mengeluarkan modal cukup besar‎ untuk memberi pakan lebah.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved