Cuaca Ekstrem
MUSIBAH Di Singorojo: Jalan Tertutup Longsor, Jembatan Putus dan Listrik Padam
Jalan utama yang menghubungkan Desa Banyuringin dengan desa Kaliputih dan Desa Cening putus total akibat tertimbun tanah longsor.
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Jalan utama yang menghubungkan Desa Banyuringin dengan desa Kaliputih dan Desa Cening putus total akibat tertimbun tanah longsor.
Camat Singorojo, Shobirin mengungkapkan hujan deras pada Minggu (23/04) kemarin membuat badan jalan sudah diaspal longsor dengan kedalaman 30 meter dan menutup jalan utama sepanjang 50 meter.
Meski tidak ada korban jiwa, namun mobilitas warga Kaliputih yang akan menuju Desa Banyuringin ataupun Desa Ngareanak atau Boja harus memutar sekira 10 kilometer melalui Dusun Seklothok, Desa getas.
Sedangkan warga Desa Cening yang akan menuju Boja atau Ngareanak harus melewati Kecamatan Limbangan.
"Sementara ini roda dua, mobil, maupun pejalan kaki tidak bisa lewat, kami tidak bisa berbuat banyak. Rencana hari ini kami akan gotong royong buat jalan alternatif agar bisa dilewati meskipun hanya untuk pejalan kaki," ungkapnya.
Tidak hanya memutus akses jalan, kejadian tersebut membuat aliran listrik di Desa Kaliputih dan Cening putus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/longsor-menutup-jalan-penghubung-desa-banyuringin-dengan-kaliputih-kendal_20170424_101626.jpg)