Antisipasi Tingginya Silpa, Bupati Mirna Tekankan Prinsip 5 T

Memasuki akhir bulan April 2017, perkembangan pelaksanaan kegiatan dan pembangunan di Kabupaten Kendal masih di bawah target.

Antisipasi Tingginya Silpa, Bupati Mirna Tekankan Prinsip 5 T
Istimewa
Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Bambang Dwiyono membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan ( POK ) Rabu (26/04/2017) di Gedung Korpri. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Memasuki akhir bulan April 2017, perkembangan pelaksanaan kegiatan dan pembangunan di Kabupaten Kendal masih di bawah target.

Dalam sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan ( POK ) Rabu (26/04/2017) yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Bambang Dwiyono, Bupati Mirna Annisa meminta seluruh OPD memanfaatkan waktu ini dengan efektif dan kerja ektra untuk mengantisipasi besarnya Silpa agar selesai tepat waktu, nyata, terukur dan betul-betul bisa dinikmati oleh masyarakat.

"Semestinya berpedoman pada prinsip 5 T yakni Tepat Waktu, Tepat Mutu, Tepat Volume, Tetap Sasaran dan Tertib Administrasi. Dan diperlukan komitmen bersama untuk melaksanakan prinsip tersebut, " ujarnya dalam siaran tertulis.

Prinsip tersebut dilaksanakan dengan melaksanakan kegiatan sesuai dokumen perencanaan yang sudah dibuat yakni RPJMD, Renstra, RKPD dan secara berjenjang.

Selain itu juga harus terus menerus dilaksanakan monitoring, evaluasi dan pengendalian.

"Yang tidak kalah pentingya adalah dengan meningkatkan kinerja dan perbaikan pada pelayanan publik, " imbuhnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan menjadi forum koordinasi bagi semua OPD untuk memantau dan mengevaluasi serta mencari solusi atas kendala dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kabupaten Kendal selama ini.

Untuk mengingatkan kembali, sesuai dengan arah strategi yang telah direncanakan, agar pelaksanaan program dan kegiatan di setiap OPD harus sesuai arah kebijakan pembangunan tahunan daerah.

Apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab setiap OPD harus dituntaskan dan diselesaikan sesuai jadual atau time schedule yang ditentukan.

"Saya tegaskan, penyerapan anggaran harus dengan maksimal dan pembangunan yang berkualitas terutama infrastruktur, sesuai arah kebiajakan di Tahun 2017 Kendal Berkhidmat yang fokus pada pembangunan infrastruktur," tegas Mirna.

Dia berharap semua pimpinan OPD khususnya OPD yang masih jauh di bawah target terendah seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang hanya 0,27 persen, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masing-masing rata-rata baru 2 persen, serta OPD lainnya yang belum mencapai target, agar bekerja keras melaksanakan program dan kegiatan yang belum tercapai pada Tahun 2017 ini.

Jangan sampai terjadi keterlambatan pelaksanaan kegiatan, sehingga nantinya tidak terjadi penumpukan kegiatan.

Semua kegiatan harus selesai tepat waktu, dan capaian harus nyata, terukur, serta betul-betul bisa dinikmati oleh masyarakat.

"Mari kita bersama-sama menyamakan persepsi, menyatukan langkah agar tercipta sinergi untuk berperan nyata dalam perubahan pembangunan daerah Kabupaten Kendal yang lebih baik," tegasnya. (*)

Penulis: dini
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved