TA'ARUF, 600 Peserta Ikuti Musabaqah Tilawatil Quran Kabupaten Kendal

Ratusan warga Kabupaten Kendal memadati alun-alun yang terletak di depan Kantor Bupati Kendal, Rabu (26/04/2017)

TA'ARUF, 600 Peserta Ikuti Musabaqah Tilawatil Quran Kabupaten Kendal
TRIBUNJATENG/DINI
Ratusan warga Kabupaten Kendal memadati alun-alun yang terletak di depan Kantor Bupati Kendal, Rabu (26/04/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ratusan warga Kabupaten Kendal memadati alun-alun yang terletak di depan Kantor Bupati Kendal, Rabu (26/04/2017)

Mereka menyemut untuk melihat pawai taaruf yang menjadi pembuka lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar ke 32. MTQ Kendal diikuti 600 peserta baik pelajar juga umum.

Satu diantara peserta Hidayatul Ulfa (16) dari MA NU 05 Gemuh. Ulfa mengaku grogi melihat jumlah peserta lomba yang tidak sedikit. Terlebih, lomba tersebut baru kali pertama kali dia ikuti.

"Bismillah saja, hitung-hitung uji mental," ujar siswa kelas X ini.

Ketua Panitia kegiatan MTQ Agus Sumaryono menjelaskan, tujuan MTQ untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi antar umat Muslim se Kabupaten Kendal.

Selain itu juga, untuk memupuk rasa cinta kepada Alquran sebagai pedoman hidup bagi umat muslim.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, dan dibagi di beberapa tempat di Pendopo Pemkab, aula SMPN 2 Kendal, Aula Gedung Dharma Wanita dan Aula Gedung PKK," ujarnya.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kabupaten Kendal Bambang Dwiyono, Bupati Kendal Mirna Annisa, berharap kegiatan ini bisa memunculkan potensi menuju generasi muda Kendal yang Qurani, cerdas, ber-akhlakul karimah, dan menghasilkan kafilah-kafilah terbaik dari Kabupaten Kendal untuk diikutsertakan dalam MTQ di tingkat yang lebih tinggi.

"Musabaqah Tilawatil Quran telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa. Selain itu merupakan media dakwah dan syiar yang efektif, yang terbukti mampu menjadi daya dorong memacu percepatan pembangunan di daerah," jelasnya.

Mirna ingin Kegiatan MTQ tidak sebatas rutinitas seremonial semata, tetapi jadi momentum mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Qurani. (*)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved