Teliti Efek Penuaan Pembuluh Darah, Mahasiswa Indonesia di Jepang Ini Sabet Young Investigator Award

Agian Jeffilano Barinda, Mahasiswa s3 Kobe university, Jepang Jurusan kardiovaskular berhasil meraih Young Investigator Award di Jepang, baru-baru ini

Teliti Efek Penuaan Pembuluh Darah, Mahasiswa Indonesia di Jepang Ini Sabet Young Investigator Award
Agian Jeffilano Barinda saat memperoleh penghargaan Young Investigator Award di Jepang, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Agian Jeffilano Barinda, Mahasiswa S3 Kobe university, Jepang Jurusan kardiovaskular berhasil meraih Young Investigator Award di Jepang, baru-baru ini.

Ia meraih penghargaan tersebut berkat penelitiannya tentang efek pembuluh darah yang menua terhadap resisten insulin di tubuh.

Kepada Tribun Jateng, alumnus Universitas Diponegoro (Undip) ini menceritakan tentang penelitiannya tersebut.

Ia menuturkan, latar belakang dirinya meneliti tema tersebut karena penyakit kencing manis, atau diabetes sangat rentan dan sering diderita pada orang lansia.

“Dan untuk pertama kalinya, saya ingin membuktikan bahwa pembuluh darah yang menua merupakan faktor resiko terpenting pada penyakit yang diderita lansia terutama kencing manis pada lansia,” ujarnya, Jumat (28/4).

Ia menuturkan, untuk mengetahui seperti apakah efek pembuluh darah yang menua terhadap resisten insulin di tubuh, dari beberapa referensi studi yang ia baca,  ia mendapatkan informasi bahwa lemak merupakan organ terpenting yang berperan terhadap metabolisme di Insulin.

“Di samping itu studi terbaru juga mengatakan bahwa organ lemak mempunyai pembuluh darah terbanyak di tubuh, dan pembuluh darah di lemak tersebut akan mempengaruhi kesehatan (homeostasis) di lemak,” terangnya.

Ia menyebut, bahwa dirinya meyakini pembuluh darah yang menua dapat memberi efek buruk kepada organ lemak dimana nantinya akan berefek pada ketidakseimbangan mekanisme insulin di tubuh.

“Saya mencoba untuk melihat efek pembuluh darah yang menua tersebut pada hewan, dimana saya memodifikasi genetik di hewan tersebut sehingga pembuluh darah secara spesifik menjadi tua, sedangkan organ lain di hewan tersebut tidak menjadi tua,” terangnya.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved