Breaking News:

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kudus Gandeng 19 Puskesmas

Ia mengatakan hal serupa sebelumnya juga sudah dilaksanakan di seluruh wilayah operasionalnya, yakni, di Kabupaten Pati, Jepara, dan juga Blora.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: galih pujo asmoro
Istimewa
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kudus, Teguh Wiyono, menandatangani nota kesepahaman dengan 19 Puskesmas dan satu klinik di Kota Kretek, guna tingkatkan pelayanan terhadap pekerja. Penandatangan nota kesepahaman dilaksanakan di Hotel Griptha. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kudus bekerjasama dengan seluruh Puskesmas se-Kabupaten Kudus, serta satu klinik kesehatan, guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pekerja di wilayah Kota Kretek.

Demikian disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Teguh Wiyono.

Ia mengatakan hal serupa sebelumnya juga sudah dilaksanakan di seluruh wilayah operasionalnya, yakni, di Kabupaten Pati, Jepara, dan juga Blora.

"Kami sudah menjalin kerjasama dengan hampir semua fasilitas kesehatan (Faskes) atau rumah sakit di wilayah opersional guna menangani perawatan pertama peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami risiko kecelakaan kerja," kata Teguh, dalam rilis yang diterima Tribun Jateng, Jumat (28/4/2017).

Lebih lanjut disampaikan, usai penandatanganan kesepakatan ini, para pekerja yang sudah menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan dan mengalami kecelakaan kerja di wilayah Kudus, dapat segera dibawa berobat ke seluruh Puskesmas terdekat.

Pasalnya, sambung dia, ke-19 Puskesmas se-Kabupaten Kudus sudah tercatat sebagai Klinik Trauma Center yang melayani peserta, yang mengalami kecelakaan kerja dan atau sakit akibat kerja.

"Para pekerja dan peserta cukup menunjukkan kartu kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan serta kartu tanda penduduk (KTP) elektronik yang bersangkutan," ucapnya.‎

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Joko Dwi Putranto, mengaku menyambut baik kerjasama dengan BPJS Ketanagakerjaan ini.

Oleh karena itu, dia berharap kepercayaan yang diberikan kepada seluruh Puskesmas dan satu klinik di Kabupaten Kudus ini, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua pekerja yang ada di Kota Kretek, apabila mengalamai resiko kecelakaan kerja.

"MoU sudah ditandatangani oleh 19 Puskesmas, serta satu klinik kesehatan di Kudus,” ujarnya.

Perlu diketahui Ratio Klaim Jaminan Kantor Cabang Kudus Raya tahun 2017 sampai dengan periode bulan Maret berjumlah kasus, dengan total jaminan Rp 30.895.022.259.‎

Rinciannya, Program Jaminan Hari Tua (JHT) sejumlah 4.190 kasus, dengan jaminan Rp 27.315.341.629, Jaminan Kematian (JK) sebanyak 57 kasus, dengan jumlah jaminan Rp 1.632.000.000.

Sementara, Jaminan Kecelakaan Kerja Sebanyak 287 kasus dengan jumlah jaminan Rp 1.947.680.630, lalu Jaminan Pensiun sebanyak 90 kasus dengan jumlah jaminan Rp 60.837.595.

“Secara umum, jumlah klaim yang terjadi di awal tahun 2017 relatif mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, karena dari tiap tahun semakin bertambah jumlah pesertanya,” pungkas Kepala Bidang Pelayanan BPJS TK Kudus, Puji Astuti‎. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved