Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Yuanita Tertipu Pria Mengaku Dokter via Telepon, Sebanyak Ini Uangnya yang Amblas

Komunikasi keduanya berlanjut hingga "sang dokter" itu berani minta nomor rekening korban.

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
THIS IS MONEY
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, LAMONGAN - Entah apa yang membuat Yuanita Dwi Kurniasari (33) kepincut dengan pria yang baru dikenalnya melalui telepon.

Orang tersebut mengaku berprofesi dokter dan bekerja di sebuah rumah sakit di Halmahera, Maluku Utara.

Ujung-ujungnya, warga jalan Hamid Rusdi 9, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ini menjadi korban penipuan.

Uang miliknya sebesar Rp 31,8 juta hilang.

"Polisi akan berusaha menemukan jejak pelaku. Kami berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian agar tidak terulang dialami masyarakat lainnya," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Suwarta, Jumat (28/4/2017).

Kejadian ini bermula pada Rabu (26/4/2017) sekitar pukul 12.30 WIB.

Yuanita mendapat telepon dari seseorang bernama Bambang melalui nomor telepon 082127622336.

Bambang ingin mengenalkan temannya bernama Dokter Hadi Aprianto yang sekarang bertugas di Halmahera.

Dokter ini dikatakan akan pindah tugas ke RSUD Sosodoro Djatikoesomo, Bojonegoro.

Yuanita begitu mudahnya percaya, menyambut baik dan merespons niat Bambang.

Selang beberapa saat kemudian, korban kembali ditelepon orang dengan nomor telepon 081317764579.

Si penelepon mengaku bernama Dokter Hadi Aprianto.

Komunikasi keduanya berlanjut hingga "sang dokter" itu berani minta nomor rekening korban.

Ia beralasan rekening itu untuk menampung transferan uang milik dokter sebelum tiba di Bojonegoro.

Tak hanya itu, dokter gadungan ini memberanikan diri pinjam uang pada korban.

Dia beralasan perlu biaya pajak membalik nama rumahnya di Bojonegoro.

Korban tak menaruh curiga sedikit pun atas bujukan si dokter.

Kamis (27/4/2017) pukul 11.28, uang sebanyak Rp 31, 8 juta ditransfer melelui Bank BTN Kantor kas Lamongan ke nomor rekening 0030001500055296 atas nama Salman Reyhan Malik, sesuai alamat yang disodorkan pelaku.

Korban mulai curiga ketika nomor sang dokter itu sudah tidak bisa dihubungi hingga berulang kali.

Barulah Yuanita merasa ditipu setelah nomor ponsel orang-orang yang menghubunginya dimatikan.

Begitu tak bisa menemukan jejak para pelaku, korban Yuanita segera melaporkan kejadiannya ke Polres Lamongan. (surya/hanifmanshuri)

Sumber: Surya
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved