Jeffy Dokter Alumni Undip Teliti Efek Penuaan Pembuluh Darah, Raih Penghargaan di Jepang

Jeffy Dokter Alumni Undip Teliti Efek Penuaan Pembuluh Darah, Raih Penghargaan di Jepang

Jeffy Dokter Alumni Undip Teliti Efek Penuaan Pembuluh Darah, Raih Penghargaan di Jepang
tribunjateng/akbar hari mukti/ist
RAIH PENGHARGAAN - Agian Jeffilano Barinda (Jeffi) saat memperoleh penghargaan Young Investigator Award di Jepang, 18 Maret 2017. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Prestasi membanggakan diraih warga Semarang dalam ajang bergengsi di Jepang. Dokter lulusan Undip tersebut berhasil menyingkirkan dokter-dokter lain dari beberapa negara maju termasuk Jerman.

Agian Jeffilano (Jeffi) Barinda, Mahasiswa S3 Kobe University, Jepang Jurusan Kardiovaskular berhasil meraih penghargaan bergensi Young Investigator Award di Jepang, baru-baru ini.

Jeffy yang juga warga Watu Gong, Semarang, meraih penghargaan berkat penelitiannya tentang efek pembuluh darah yang menua terhadap resisten insulin di tubuh.

Prestasi gemilang Jeffy ini menurun dari ibundanya. Jeffy adalah putra dari Dr Ir Delianis Pringgenies MSc, seorang peneliti dan dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang.

Ibunda Jeffy juga sering mendapatkan penghargaan internasional terkait penelitian di bidang perikanan dan kelautan.

Kepada Tribun Jateng, Jeffy yang juga alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) ini menceritakan tentang penelitiannya tersebut.

Ia menuturkan, latar belakang dirinya meneliti tema tersebut karena penyakit kencing manis, atau diabetes sangat rentan dan sering diderita pada lansia.

“Dan untuk pertama kalinya, saya ingin membuktikan bahwa pembuluh darah yang menua merupakan faktor risiko terpenting pada penyakit yang diderita lansia, terutama kencing manis,” ujarnya, Jumat (28/4).

Ia menuturkan, untuk mengetahui seperti apakah efek pembuluh darah yang menua terhadap resisten insulin di tubuh. Dari beberapa referensi studi yang ia baca, ia mendapatkan informasi bahwa lemak merupakan organ terpenting yang berperan terhadap metabolisme di insulin.

“Di samping itu, studi terbaru juga menyebut bahwa organ lemak mempunyai pembuluh darah terbanyak di tubuh, dan pembuluh darah di lemak tersebut akan mempengaruhi kesehatan (homeostasis) di lemak,” terangnya.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved