Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mujib Rohmat Optimis Kendal Permata Pantura Bisa Terwujud, Begini Caranya

Kabupaten Kendal bisa menjadi permata yang bersinar di pantura apabila memaksimalkan potensi baik Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia.

Tayang:
Penulis: dini | Editor: iswidodo
tribunjateng/dini suci
Bupati Kendal Mirna Annisa memberi tanda tangan pada santri usai sarasehan Permata Pantura di Pondok Pesantren Sabilurrasyad, Ngampel, Kabupaten Kendal, Minggu (30/04/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kabupaten Kendal bisa menjadi permata yang bersinar di pantura apabila memaksimalkan potensi baik Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI, Mujib Rohmat dalam sarasehan membangun branding Kendal Permata Pantura di Pondok Pesantren Sabilurrasyad, Ngampel, Kabupaten Kendal, Minggu (30/04/2017).

Mujib mengakui letak geografis Kendal termasuk paket lengkap sebab terdapat pantai dan pegunungan yang potensial.

"Kendal bisa membuat beragam wisata mulai bahari, religi, kuliner. Saya usulkan tiap kecamatan menyuguhkan dua event yang menjadi khas daerah tersebut maka akan memberikan warna luar biasa bagi Kendal, " ujarnya.

Menurut Mujib, Kendal masih memberikan wajah asli baik penduduk dan budaya lokal yang asri seperti sedekah bumi, gropyokoan dan ciri khas lain.

Selain itu, Mujib mengusulkan agar pemerintah membuat blue print 25 tahun Kendal mendatang agar pembangunan terus terarah dan menyambung.

"Yang paling penting berani tidak membuat blue print selama 25 tahun agar ada gambaran bagaimana pendidikan, pembangunan, pariwisata di depan sehingga meski kepemimpinan berganti kerangka tetap menyambung, " ujarnya.

Bupati Kendal Mirna Annisa mengucapkan terima kasih atas masukan dan usulan dari para sesepuh yang datang di kegiatan sarasehan untuk kemajuan Kendal

Mirna mengakui banyak sekali potensi wisata di Kendal yang belum digali, untuk itu pihaknya pun harus memahami kekayaan apa yang di miliki desa, sebab tiap desa mempunyai karakter yang berbeda.

"Potensi wisata bisa diciptakan dan diciptakan sehingga kita harus paham dulu yang menjadi kekayaan atau khas desa A sampai Z sehingga akan memunculkan ikon di tiap desa, " paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved