Breaking News:

Rintihan di Waktu Subuh, Setelah Dilihat Mulut Dilakban dan Tangan dan Kakinya Diikat, Ternyata

Warga sekitar, Sutopo mengungkapkan sekitar pukul 05.00 setelah sholat subuh, dia mendengar suara rintihan dari dalam kantor tersebut.

Penulis: dini | Editor: Catur waskito Edy
Dini
Petugas dari Polres Kendal melakukan olah TKP sebuah kantor distributor rokok di Jalan Karang Kembang, Kelurahan Karangsari, Kab Kendal, Senin (01/05/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- Empat kawanan perampok membawa kabur uang sebanyak Rp 140 juta setelah melumpuhkan satpam sebuah kantor distributor rokok di Jalan Karang Kembang, Kelurahan Karangsari, Kab Kendal, Senin (01/05/2017) dini hari.

Aksi tersebut baru diketahui warga sekitar setelah mendengar suara rintihan dari dalam kantor yang berupa rumah tersebut.

Warga sekitar, Sutopo mengungkapkan sekitar pukul 05.00 setelah sholat subuh, dia mendengar suara rintihan dari dalam kantor tersebut.

Curiga, dia bersama warga lain masuk dan melihat satpam tertelungkup di teras kantor dengan keadaan kaki, tangan serta mulut terikat dengan lakban.

"Kami lihat satpamnya telungkup di teras sambil berusaha minta tolong, saya lihat kondisi dalam kantor juga acak-acakan, " ujar Sutopo Senin (01/05/2017) siang.

Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

Kepada petugas Polres Kendal, satpam kantor, Janatul Naim menceritakan saat kejadian ada seseorang yang mengaku datang dari perusahaan rokok gudang garam dan menggedor-gedor pintu gerbang.

"Setelah saya buka gerbangnya, dia langsung membekap mulut saya dan yang lain menodongkan senjata, " ungkapnya.

Janatul hanya bisa pasrah saat kawanan perampok berjumlah empat orang tersebut menyeretnya dan mengikat tangan, kaki dan melakban mulutnya.

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar menjelaskan dari keterangan saksi, pelaku perampokan berjumlah empat orang.

Diduga pelaku merusak brankas yang berada di kantor menggunakan linggis kecil.

Terkait senjata yang digunakan, pihaknya akan mendalami apakah senjata api atau hanya air soft gun.

“Total kerugian berdasarkan keterangan pegawai kantor uang sekitar Rp 140 juta yang diambil dari brangkas,” imbuhnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni kayu bekas congkelan, besi brankas dan linggis kecil yang ditinggalkan pelaku di lokasi kejadian. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved