Bupati Sampang KH Fannan Hasib Meninggal, Opname Seminggu di Rumah Sakit

Fannan Hasib dilantik menjadi bupati di Madura, Jawa Timur, itu pada 26 Februari 2013.

Bupati Sampang KH Fannan Hasib Meninggal, Opname Seminggu di Rumah Sakit
SURYA/MUCHSIN
Mobil ambulans yang membawa jenazah Bupati Sampang KH Fannan Hasib tiba di rumah duka, Rabu (3/5/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SAMPANG - Setelah menjalani rawat inap selama seminggu, Bupati Sampang KH Fannan Hasib (56) meninggal di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Rabu (3/5/2017) pukul 13.15.

Fannan dilantik menjadi bupati di Madura, Jawa Timur, itu pada 26 Februari 2013.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Anik Amanillah, dan tiga anak, yakni Syirajudin Widadi, Widadiyah Syirojiyah, dan Achmad Syauqi Adlan.

Jenazah almarhum dibawa pulang ke rumah duka, Jalan Pemuda, Dusun Kajuk, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Kota, Sampang.

Sebelumnya Fannan menjabat wakil bupati Sampang mendampingi Noer Tjahja pada 2008-2013.

Pada 2015, dia pernah menjalani operasi jantung di sebuah rumah sakit di Singapura.

Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr Soetomo, Harsono, menjelaskan orang nomor satu di Sampang itu meninggal akibat penyakit paru-paru.

"Benar, almarhum meninggal dunia akibat penyakit paru-paru," ujar Harsono.

Menurut Harsono, kondisi penyakit paru-parunya yang akut membuat almarhum tak lagi mampu bertahan.

"Penyakit beliau sudah kronis. Tak ada komplikasi penyakit dari beliau. Cuma penyakit paru-paru itu saja," lanjutnya.

Sekitar pukul 17.00, jenazah almarhum yang diangkut mobil ambulans dari Surabaya tiba di rumah duka.

Mendiang akan dikebumikan di makam keluarga di Desa Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang, dengan upacara militer, Rabu malam pukul 19.00.

Adapun Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono dan Sekda Puthut Budisantoso sedang berada di Jakarta. (surya/muchsin/bobbyconstantine)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved