Ramadan 2017

Jelang Ramadan, Kredit Mobil Diprediksi Naik 50 Persen

Momentum Lebaran mendatangkan berkah bagi perusahaan pembiayaan otomotif. Mereka pun bersiap meningkatkan pembiayaan untuk pembelian kendaraan.

Jelang Ramadan, Kredit Mobil Diprediksi Naik 50 Persen
tribunjateng/m zainal arifin
PRODUK terbaru Suzuki Ignis 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Momentum Lebaran mendatangkan berkah bagi perusahaan pembiayaan otomotif. Mereka pun bersiap meningkatkan pembiayaan untuk pembelian kendaraan.

PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Finance memproyeksikan, penyaluran pembiayaan menjelang Lebaran naik 50 persen dari bulan biasanya. Menjelang Lebaran, rata-rata permintaan antara segmen kendaraan roda empat dan roda dua masih seimbang.

"Tren Lebaran memang menunjang penyaluran pembiayaan perusahaan," ujar Johny Kandano, Direktur Utama MPM Finance, Selasa (2/5).

Tahun 2017, MPM Finance menargetkan penyaluran pembiayaan Rp 4,9 triliun atau meningkat 22,5 persen dari tahun lalu, sebesar Rp 4 triliun. Peningkatan target pembiayaan tersebut karena perusahaan ini sekarang masuk ke segmen kendaraan multibrand.

Tahun ini, MPM Finance menargetkan porsi pembiayaan kendaraan roda empat mencapai 80 persen dari total pembiayaan. Selebihnya, pembiayaan roda dua. Dari porsi pembiayaan kendaraan roda empat, sekitar 70 persen mengalir ke pembiayaan kendaraan penumpang dan 30 persen kendaraan komersial.

Pada 2016, porsi pembiayaan MPM Finance pada segmen kendaraan komersial mencapai 80 persen dan kendaraan penumpang 20 persen. "Kendaraan komersial menurun, untuk itu kami memacu di kendaraan penumpang," ujar Johny.

Manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) pun menyatakan, menjelang Ramadan dan Lebaran, pertumbuhan pembiayaan bisa meningkat 10-15 persen. "Permintaan antara kendaraan bekas dan baru rata-rata seimbang, namun yang mendominasi memang kendaraan penumpang," ujar Harjanto Tjitohardjojo, Direktur Marketing MTF.

FOTO DOKUMEN pameran otomotif di Kota Semarang
FOTO DOKUMEN pameran otomotif di Kota Semarang (tribunjateng/dok)

Target pembiayaan

Tahun ini, MTF menargetkan penyaluran pembiayaan Rp 20 triliun, naik 11 persen dari tahun lalu senilai Rp 18 triliun. Menurut Harjanto, dari total pembiayaan tersebut, segmen kendaraan penumpang menyumbang 70 persen, komersial 28 persen, sisanya untuk pembiayaan multiguna. Pembiayaan segmen kendaraan komersial di kuartal I 2017 turun, sedangkan segmen kendaraan penumpang naik.

PT Adira Dinamika Multi Finance juga bersiap mengalap berkah menjelang Lebaran. "Biasanya, menjelang Lebaran, pertumbuhan pembiayaan kami 10-20 persen. Tahun ini, kami harapkan juga bisa tumbuh demikian," ujar I Dewa Made Susila, Direktur Keuangan Adira Finance.

PT Toyota Astra Motor (TAM) berpartisipasi pada ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Event yang dibuka mulai hari ini, Kamis (7/4/2016), akan berlangsung sampai 17 April 2016.
PT Toyota Astra Motor (TAM) berpartisipasi pada ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Event yang dibuka mulai hari ini, Kamis (7/4/2016), akan berlangsung sampai 17 April 2016. (tribunjateng/m zainal arifin)

Sebagai gambaran, tahun ini Adira menargetkan pembiayaan Rp 34 triliun, meningkat 10 persen dibandingkan realisasi 2016. Oleh karena itu, Adira Finance mengubah portofolio pembiayaannya. Sebelumnya, porsi pembiayaan kendaran penumpang mencapai 40 persen dan komersial 60 persen.

Tahun ini, Adira memperbesar porsi pembiayaan kendaraan penumpang. "Kami terus mengikuti perkembangan pasar, akhir tahun lalu sampai awal tahun kendaraan penumpang memang lebih tumbuh dibanding kendaraan komersial," ujar Made. (tribunjateng/cetak/kontan/anisah novitarani)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved