Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Warga Terdampak Tol Sisihkan Uang Ganti Rugi Beri Santunan Pada Anak Yatim

Alamudin juga ingin proses pembayaran proyek jalan tol pada warga yang terdampak bisa berjalan lancar dan damai.

Tayang:
Penulis: dini | Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum
Anggota Komisi V DPR RI Alamuddin Dimyati Rois membagikan santunan dari warga terdampak tol pada anak yatim piatu dan fakir miskin di Masjid majlis Dzkir dan Pengajian Al Masykur dan santunan, Desa Rowoblanten, Kecamatan Ringinarum, Rabu (03/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 125 anak yatim dan fakir miskin menerima santunan dari warga yang terdampak korban jalan tol di Desa Rowoblanten, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Rabu (03/05/2017).

Ketua panitia Masjid majlis Dzkir dan Pengajian Al Masykur dan santunan anak yatim piatu dan fakir miskin Mustaim menjelaskan, korban yang terdampak proyek jalan tok sebanyak 37 warga Desa Rowoblanten menyisakan sebagian pendapatan yang diperoleh dari pembayaran tol untuk anak-anak yang kurang beruntung.

"Tidak hanya anak fakir miskin tetapi juga janda dan duda tua di wilayah Desa Rowoblanten ini, " ujarnya disela-sela pengajian, Rabu (03/05/2017).

Anggota Komisi V DPR RI Alamuddin Dimyati Rois yang hadir dalam pengajian tersebut berharap pembagian santunan sekaligus doa bersama ini membuat suasana Kendal lebih baik.

Terkait proyek Jalan Tol Batang-Semarang yang melewati sebagian wilayah Kendal, Alamudin berharap jalan tol bisa dilalui saat mudik dan balik lebaran tahun ini.

Selain itu, Alamudin juga ingin proses pembayaran proyek jalan tol pada warga yang terdampak bisa berjalan lancar dan damai.

Masih adanya permasalahan pembebasan lahan karena perbedaan harga di desa Tejorejo dan Wungurejo yang diberikan tim appprasial, Alamudin ingin semua masalah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Sesuatunya harus bisa diselesaikan secara kekeluargaan, jadi sebaiknya warga dan pemerintah sama-sama mundur selangkah, " imbaunya.

Meski demikian, Alamudin meminta agar nantinya semuanya menaati hukum.

"Kami sarankan ke Kementerian Pekerjaan Umum agar lebih bijaksana terkait ganti rugi karena semuanya bisa diselesaikan secara bijaksana, " imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved