BREAKING NEWS: Trailer Tabrak Gudang Oli di Brangsong Kendal
Sebuah truk trailer bernomor polisi KT 9030 LD menabrak sebuah gudang oli milik HM Trans Armada di Jalan Raya Soekarno Hatta, Brangsong, Kamis, (04/05
Penulis: dini | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- Sebuah truk trailer bernomor polisi KT 9030 LD menabrak sebuah gudang oli milik HM Trans Armada di Jalan Raya Soekarno Hatta, Brangsong, Kamis, (04/05/2017) pagi.
Ditemui Tribun Jateng, keadaan Sopir truk, Muhammad Rohim (32) nampak shock. Terdapat beberapa luka ringan di sudut bibir dan di kakinya.
Seragam biru yang dia kenakan terlihat kotor terkena serpihan tembok gudang yang hancur. Begitu seluruh badannya yang putih tertutup debu pasir tembok, mulai rambut, wajah, tangan dan kedua kakinya.
Dengan wajah yang kuyu, Rohim memceritakan truk yang dia kendarai dari Jakarta, berangkat pada Rabu (03/05/2017) sekitar pukul 15.00. Rencananya truk tanpa muatan inj akan mengambil barang di Surabaya.
Namun sampai Jalan Raya Brangsong sekira pukul 04.00 tepatnya di depan Polsek Brangsong, Rohim kaget truk yang dia kendarai tiba-tiba ke luar jalur kemudian menabrak median jalan hingga akhirnya berhenti setelah menabrak separuh gudang berisi oli tersebut.
"Saya baru sadar saat truk berhenti nabrak tembok gudang ini, saya gak tahu kenapa, " ujar warga Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Kab Nganjuk Jawa Timur sambik menyeruput segelas teh.
Rohim menyatakan mengendarai truk dengan kecepatan 50 Km/jam. Dari Pekalongan dia mengaku beberapa kali menguap.
"Ya mungkin capek, dan ngantuk jadi saya gak sadar saat nabrak gudang, ini semua musibah, jangan sampai keluarga saya tahu" terangnya.
Anggota Laka Lantas Polres Kendal yang berada di lokasi kejadian, Bripka Agung Susilo Purnomo menjelaskan saat kejadian arus lalu lintas baik dari barat atau timur masih sepi sehingga tidak ada korban dalam peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.
Namun kerugian akibat kecelakaan ini sekitar Rp 5 jutaan. Dugaan sementara sopir kelelahan sehingga ke luar jalur dan menabrak gudang berisi oli tersebut.
"Dari penjelasan kernet, sopir masih ngobrol-ngobrol di SPBU Brangsong, jadi dugaan sementara sopir kelelahan, " ujarnya.
Kecelakaan tersebut tidak membuat arus lalu-lintas terganggu sebab posisi truk berada di pinggit jalan dan separuh badan masuk dalam gudang.
Menurutnya, proses evaluasi akan memakan waktu cukup lama sebab harus mengevakuasi sebuah mobil ertiga yang berada dalam gudang.
"Truk tersebut tidak sampai menabrak mobil di gudang sehingga kondisi mobil tidak rusak. Tetapi jika proses evakuasi tidak hati-hati bangunan tersebut akan rubuh semua dan menimpa mobil," paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/trailer-tabrak-gudang_20170504_092042.jpg)