Breaking News:

Joglosemar Dibranding Wonderful Indonesia ke Mancanegara

Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar) menjadi pintu masuk wisatawan ke Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Penulis: galih permadi | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/galih permadi
Kementerian Pariwisata Gelar Sosialiasi Kebijakan Kemenpar Bagi Jurnalis Joglosemar 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar) menjadi pintu masuk wisatawan ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan Joglosemar yang dibranding Wonderful Indonesia.

Sekretaris Kemenpar, Ukus Kuswara mengatakan pemerintah menetapkan pariwisata sebagai leading sektor karena kegiatan Pariwisata merupakan cara yang paling mudah, murah, dan cepat untuk meningkatkan devisa, PDB, dan menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar.

"Kunci keberhasilan pembangunan kepariwisataan nasional tidak lepas dari peran serta pemangku kepentingan kalangan akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah dan media sebagai kekuatan pentahelix. Kerjasama semua unsur pariwisata sebagai Indonesia incorporate menjadi kekuatan dalam mewujudkan pariwisata sebagai leading sector perekonomian nasional," ujarnya.

Joglosemar, kata Ukus, merupakan pintu masuk bagi wisatawan yang berkunjung ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. "Borobudur ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas menjadi magnet utama dalam membangun kerjasama pariwisata Joglosemar," ujarnya.

Ukus mengatakan kesiapan Joglosemar sebagai destinasi unggulan dari aksebilitas tiga bandara Internasional yakni Bandara Achmad Yani, Adi Sucipto, dan Adi Soemarmo.

"Apalagi sebentar lagi ada bandara terbaru terbesar di Kulonprogo. Joglosemar juga sudah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan kapal pesiar (cruiser) dunia yang singgah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan destinasi Semarang-Borobudur-Solo-Yogyakarta serta menjadi favorit bagi Wisman Eropa yang mengikuti paket tour Java-Bali Overland," ujarnya.

Kesiapan ini, lanjut Ukus, menjadikan Joglosemar ditetapkan sebagai destinasi wisata yang dibranding (destination branding) oleh Wonderful Indonesia, selain Greater Jakarta, Greater Bali, Greater Kepri (Kepulauan Riau), Wakatobi Bunaken, Raja Ampat, Medan, Lombok, Makassar, dan Bandung.

Dengan ditetapkan sebagai destination branding, kata Ukus, Kemenpar gencar melakukan strategi branding dan integrated marketing communication Joglosemar bersama Wonderful Indonesia ke mancanegara.

Joglosemar mempunyai Borobudur sebagai magnet utama dalam menarik kunjungan wisman. Borobudur sebagai UNESCO Heritage Site setelah menjadi destinasi prioritas atau menjadi “Bali Baru” dengan sistem pengelolaan single management diharapkan kunjungan wisman ke sana akan meningkat pesat.

Sebagai perbandingan (banch marking) tahun 2014 Borobudur dikunjungi sebanyak 254.082 wisman, sedangkan Angkorwat Kamboja dan Georgetown Penang Malaysia juga sebagai UNESCO Heritage Site masing-masing dikunjung 2,3 juta dan 720 ribu wisman. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved