Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik 2017

Kakorlantas Ingatkan Pemudik Masih Ada Jalur Tengah dan Jalur Selatan

Dari enam jalan layang yang meliputi Demoleng, Klonengan, Kretek, dan Kesambi, empat di antaranya sudah siap dipakai.

Tayang:
Penulis: ponco wiyono | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Ponco Wiyono
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa (tengah) 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa‎, menyatakan macet di jalur Pantura selama musim mudik Lebaran 2017 akan berkurang 50 persen dibandingkan tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan saat jumpa pers persiapan pengamanan mudik Lebaran 2017 di ruang VIP Bandara Internasional Ahmad Yani, Kamis (4/5/2017) siang.

Pendapat Royke tersebut didasarkan pada keberadaan empat jalan layang baru di jalur Brebes-Purwokerto.‎ Selain itu, penambahan kapasitas jalan tol yang kini menjangkau Gringsing juga akan diyakini mampu menampung lebih banyak kendaraan pemudik yang sebelumnya hanya mencapai Pejagan.

‎"Kalau pun macet paling di pintu keluar, mulai Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang dan Kendal. Memang pantura ini menjadi concern kami karena paling rawan macet," ujarnya didampingi Wakapolda Jawa Tengah.

Dari enam jalan layang yang meliputi Demoleng, Klonengan, Kretek, dan Kesambi, empat di antaranya sudah siap dipakai. Royke pun menegaskan jika kesiapan jalan layang yang sudah mencapai 60 persen‎ ini akan meredam kemacetan dari Brebes hingga Prupuk sebanyak 50 persen.

Sedangkan secara keseluruhan, pembangunan tol kini telah mencapai 70 persen. Jalur yang terbuat dari beton setebal 10 sentimeter itu tinggal menunggu penyelesaian pembebasan lahan di kawasan Semarang.

"Target pembebasan tanah rampung akhir Mei, namun mustahil begitu rampung lalu pengerjaan dikebut sampai H-10 Lebaran, jadi rencana kami membuka jalur fungsional tol sampai Ngaliyan kami ganti sampai Gringsing dulu," jelasnya.

Jalur fungsional, menurut Royke, berbeda dengan jalur operasional yang sudah lengkap dengan fasilitas seperti lampu. Namun begitu, jalur fungsional yang dibuka gratis diharapkan bisa membantu memperlancar arus pemudik selama Idul Fitri nanti.

"Jalur fungsional Pantura kami buka 24 jam, lengkap dengan rest area.‎ Namun satu hal, para pemudik jangan lantas berpikiran untuk mengakses pantura saja, masih ada jalur tengah dan jalur selatan. Nanti akan kami atur di Dawuhan, kalau sekiranya pantura parah, akan kami arahkan ke Cipularang sebagai gerbang akses jalur tengah dan selatan," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved