Kiper Terkena Sanksi, Jaya Hartono Siapkan Dua Pengganti

Akibat insiden tersebut, Dedi terpaksa harus ditandu keluar. Pemain yang sempat berseragam PSIS Semarang tersebut bahkan sempat pingsan.

Kiper Terkena Sanksi, Jaya Hartono Siapkan Dua Pengganti
TRIBUNNEWS
Jaya Hartono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Usai menggelar rapat Kamis (4/5/2017) malam, Komisi Disiplin PSSI menerbitkan sanksi dan denda kepada pemain, panpel pertandingan maupun klub Liga 1 dan 2 yang terbukti melakukan pelanggaran selama mengikuti kompetisi.

Satu di antara yang terkena sanksi yakni Sragen United.

Berdasarkan putusan Komdis PSSI, kiper Sragen United, Andi Setiawan dinyatakan bersalah lantaran bersikap tidak sportif saat melakoni laga kontra Persis Solo yang berlangsung di Stadion Taruna, Sragen pekan lalu.

Kiper andalan skuat Gajah Purba tersebut diketahui dengan sengaja menendang pemain Persis Solo Dedi Cahyono yang tengah terduduk di depan gawang Sragen United.

Akibat insiden tersebut, Dedi terpaksa harus ditandu keluar.

Pemain yang sempat berseragam PSIS Semarang tersebut bahkan sempat pingsan.

Lantaran aksinya yang tidak terpuji itu, Andi dijatuhi sanksi tidak boleh berkecimpung dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI selama dua bulan dan denda Rp 20 juta.

Pelatih Sragen United, Jaya Hartono mengaku sudah mengetahui kabar tersebut.

Ia juga sudah komunikasi dengan manajemen.

"Iya saya sudah dapat kabar itu. Juga sudah bicarakan ini dengan manajemen. Kami pun sudah siapkan penggantinya," ujarnya, Jumat (5/5/2017).

Disinggung soal sang pengganti, eks pelatih Persib Bandung tersebut menyebut ada dua nama yakni Nor Halid dan Fajar.

Ia menyebut harus absennya Andi dijamin tidak akan mengganggu kinerja dan konsentrasi tim.

Menurutnya meski Andi selalu dipercaya menjaga gawang Sragen United selama tiga pertandingan terakhir namun durasinya masih belum lama.

Dua penggantinya pun memiliki karakter bermain yang tak jauh beda, jadi tidak masalah.

"Saya kira bukan jadi persoalan besar. Tim tetap solid, Andi kan juga baru tiga kali sebagai kiper. Menurut saya masih belum terlambat untuk penggantinya," tandasnya. (*)

Penulis: galih priatmojo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved