Nikmatnya Menyerupuk Cappuccino Premium di Ketinggian 1200 Meter di Atas Permukaan Laut

Satu di antaranya adalah minuman kopi espresso berupa cappuccino premium yang telah menjadi menu andalan di objek tersebut.

Nikmatnya Menyerupuk Cappuccino Premium di Ketinggian 1200 Meter di Atas Permukaan Laut
Tribun Jateng/Deni Setiawan
Beberapa pengunjung sedang menikmati suasana malam sembari menyantap beberapa menu spesial di Pondok Kopi Kompleks Wana Wisata Alam Umbul Sidomukti yang berada di Dusun Sidomukti Kelurahan Jimbaran Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Rabu (10/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Intan Alifiani (19), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes) bersama kelima rekannya tampak asyik menyeruput secangkir kopi hangat yang tersaji di meja nomor 24 Pondok Kopi Kompleks Wana Wisata Alam Umbul Sidomukti, Rabu (10/5/2017) petang.

Sebenarnya, mahasiswi semester dua itu telah datang di Wana Wisata Alam Umbul Sidomukti sekitar pukul 17.00, tetapi lantaran hujan cukup lebat, tujuan utamanya untuk menuju ke Pondok Kopi pun sempat tertahan.

Mereka pun baru dapat melanjutkan perjalanan ke atas sekitar pukul 19.00.

Suasana dingin pasca hujan pun memaksa mereka untuk tidak bisa menanggalkan jaketnya. Dan untuk mencoba menghangatkan badan, mereka pun memesan beberapa menu.

Satu di antaranya adalah minuman kopi espresso berupa cappuccino premium yang telah menjadi menu andalan di objek tersebut.

Mahasiswi asal Bumiayu tersebut secara sengaja mengajak kelima rekannya untuk berkunjung ke Pondok Kopi karena demi mencari suasana segar di malam liburan perkuliahan.

"Setelah kemarin-kemarin dipusingkan oleh tugas perkuliahan, otak dan badan ini tentunya butuh refreshing. Dan menurut kami yang cocok ya di sini, di kawasan wisata yang berada di lereng Gunung Ungaran ini. Di sini kami bisa nikmati suasana yang segar, pemandangan yang mengasyikkan di malam hari," ucapnya.

Menurut Kepala Bagian Pondok Kopi Umbul Sidomukti, Ariyanto, cappuccino premium memang telah menjadi menu andalan di objek yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut (Mdpl) tersebut.

"Yang membuat spesial pada kopi tersebut karena bahan utamanya adalah kopi arabika yang dipetik secara langsung dari kebun yang dimiliki Umbul Sidomukti, kemudian diblended dengan kopi robusca. Setelah itu dimasukkan ke dalam mesin espresso," kata Ariyanto kepada Tribun Jateng, Rabu (10/5/2017) petang.

Halaman
123
Penulis: deni setiawan
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved