Apa Kata Ayu Azhari, Saat Anaknya Sean Azad Positif Gunakan Sabu?
Meski sedang bersama Sean, Ayu enggan menjelaskan bagaimana anak dari pernikahannya bersama Teemu Yusuf Ibrahim itu terjaring razia narkoba
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta melakukan razia di diskotek Illigals, kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Dalam razia tersebut 119 orang termasuk anak dari artis cantik Ayu Azhari, Sean Azad Azhari.
"Ya benar, ada anaknya artis Ayu Azhari," kata Kepala BNN DKI Brigjen Pol Johny Latupeirrisa. Johny mengatakan anak Ayu Azhari ikut terjaring razia bersama 119 orang lainnya saat berada di sebuah klub malam Illigals, Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
BNNP DKI Jakarta melakukan operasi berantas narkoba yang mereka beri nama 'Bersinar Narkoba' yang tempatnya di tempat hiburan malam.
"Kami lakukan operasi di Illigals sekitar pukul 01.00 WIB, bersama anggota Polri dan TNI. Dari 119 orang, kita lakukan tes urine yang positif 72, 56 laki-laki dan 16 perempuan," ucapnya.
BNNP usai merazia kemudian melakukan tes urine di ruang karaoke. Di sana BNNP DKI juga merazia pengunjung karaoke dan di antara pengunjung terdapat Sean Azad.
"Kemudian kita tes urine di ruangan karaoke, saat tes urine ini kita ketemu Sean dan ternyata positif gunakan sabu," ujar Johny.
Sean lanjut Johny sempat menjalani proses Assessment di BNN DKI. Nantinya, jika Sean terbukti pemakai maka aturan yang ada ialah proses rehabilitasi terhadap Sean. Johny menambahkan, aturan rehabilitasi terhadap Sean bisa juga rawat inap atau rawat jalan.
"Kalau dia pecandu berat direhabilitasi inap. Tapi kalau baru sekali dua kali dan bukan pecandu, dia bisa rawat jalan. Bisa 8-12 kali harus datang ke BNN untuk direhab," ujarnya.
Mengenai sudah berapa lama Sean memakai sabu, BNN masih melakukan pendalaman. "Kita sedang melakukan pendalaman," ujarnya.
Sementara itu penangkapan Sean diakui oleh Ayu Azhari saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis sore. "Ini Sean baik-baik saja, ada di sini sama aku lagi makan," ujar Ayu Azhari.
Meski sedang bersama Sean, Ayu enggan menjelaskan bagaimana anak dari pernikahannya bersama Teemu Yusuf Ibrahim itu terjaring razia narkoba di klub malam. "Dia (Sean) belum cerita, coba saja tanya ke BNN nya langsung. Aku enggak ngerti," ujar Ayu Azhari.
Dua Bandar Ekstasi
Sebelum menangkap anak aktris Ayu Azhari, Sean Azad, BNNP DKI Jakarta menangkap dua bandar narkoba di diskotek Illigals, Tamansari, Jakarta Barat. Dalam penangkapan itu, petugas menemukan seribu pil ekstasi.
"Jadi tadi malam kita melakukan operasi bersinar, kebetulan tim saya punya TO (target operasi) pengedar yang berkeliaran di tempat hiburan malam," ucap Kepala BNNP DKI Brigjen Johny Latupeirissa.
Dua bandar narkoba yang ditangkap itu adalah Dony Irawan dan Nur Rohmadani. Dari tangan keduanya BNN menemukan, 1.000 pil ekstasi, 470 pil happy five, 372 paket 0,6 gram sabu, 139 paket 0,5 gram sabu, 16 sedotan bong, 2 bong dan timbangan digital 3 unit.
"Setelah kita pantau ternyata dia bawa 1.000 ekstasi dan paket sabu. Di antaranya sudah dijual," ucapnya.
Terancam Ditutup
Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Catur Laswanto, mengatakan masih menunggu surat resmi dari BNNP DKI terkait hasil operasi yang dilakukan di diskotek Illigals, Tamansari, Jakarta Barat. Sebagai komitmen perang terhadap narkoba, Catur berjanji akan melihat data lama terkait peredaran narkoba di Illigals.
Bila terbukti sudah pernah diberi peringatan keras, maka temuan kali ini bisa membuat Illigals ditutup selamanya. "Saya harus cek. Jangankan sebanyak itu, sedikitpun akan saya tutup," ujar Catur. Ketua Granat, Henry Yosodiningrat menyayangkan dengan temuan narkoba di kawasan diskotik Illigals. Ia pun meminta agar pemprov DKI Jakarta bertindak tegas terhadap temuan itu, sebab temuan 1000 butir ekstasi dan 3 ons sabu bukanlah nilai sedikit.
"Nilai sebanyak itu dalam sehari kan bahaya. Apapun alasannya, Pemprov harus menutupnya," tegas Henry. Selain itu, Henry meminta peran aktif Dinas Pariwisata untuk terus melakukan monitoring terhadap kasus ini dan tempat narkoba lainnya. Sebab, ia meyakini selain di Illigals masih banyak tempat hiburan lainnya yang menjual narkoba. Karena itu pengawasan mendadak wajib dilakukan demi membuktikan hal itu. "Cirinya gampang, kita lihat saja tong sampah, apabila banyak air mineral yang habis. Ada kemungkinan besar narkoba jenis ekstasi beredar," tuturnya.(nis/wly