Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Kontribusi Gol Striker PSIS Masih Minim, Subangkit: Johan Dijaga Ketat Pemain Lawan

Dari lima nama tersebut, hanya dua yang berposisi striker, Johan dan Erik. Yunus adalah pemain tengah, Haudi bahkan seorang bek.

Penulis: hesty imaniar | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Johan Yoga (kiri) menguasai bola dalam latihan PSIS di Stadion Jatidiri, Selasa (18/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam empat laga Liga 2 musim ini, PSIS Semarang sudah mencetak enam gol.

Dua di antaranya disumbangkan M Ridwan, pemain yang beroperasi di lapangan tengah.

Adapun lainnya masing-masing disumbangkan Haudi Abdillah, Johan Yoga Utama, M Yunus, dan Erik Dwi Ermawansyah.

Dari lima nama tersebut, hanya dua yang berposisi striker, Johan dan Erik.

Yunus adalah pemain tengah, Haudi bahkan seorang bek.

Di satu sisi, fakta ini menunjukkan Mahesa Jenar tak memiliki ketergantungan tinggi kepada sosok bomber.

Semua pemain di seluruh lini bisa mencetak gol.

Di sisi lain, statistik itu menunjukkan lini depan masih mandul.

Satu striker lagi yang dimiliki PSIS, Harry Nur, masih belum mencetak gol.

"Gol memang bisa tercipta dari semua pemain. Bahkan sekelas pemain belakang sekali pun," terang pelatih Subangkit, Jumat (12/5/2017).

Menurutnya, tugas striker memang mencetak gol tapi semua pemain harus bisa memanfaatkan peluang menjebol gawang lawan.

Prinsipnya, sepakbola adalah permainan tim sehingga tak bisa mengandalkan satu atau beberapa personel tertentu.

"Saya lihat Johan Yoga memang banyak diwaspadai tim lain. Dia dijaga ketat agar tidak bisa menciptakan gol. Begitu melihat ini, saya harap pemain lain harus bisa memanfaatkan situasi agar mampu membuat gol," imbuh Subangkit.

Namun, pria asal Pasuruan ini mengakui anak-anak asuhannya masih butuh pembenahan.

Terutama dari sisi emosional dan mental.

"Kalau emosi diatasi secara baik, tak termakan ego, tentu finishing goal bisa sukses. Ketenangan adalah kunci dalam menuntaskan umpan pemain lain di depan gawang lawan," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved