Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penutupan Jalur Tegal-Purwokerto Diundur Sehari

Pelaksana proyek akan memasang girder atau balok beton yang melintang di atas rel jalur kereta api.

Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Sejumlah pemotor melintasi lokasi proyek flyover di perlintasan sebidang kereta api Kesambi, Margasari, Kabupaten Tegal 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Penutupan jalur tengah Jateng atau Tegal-Purwokerto akan ditutup selama enam hari mulai Rabu-Senin (17-22/5/2017).

Sebelumnya, penutupan direncanakan pada Selasa (16/5/2017).

Penutupan jalan nasional itu dilakukan untuk keperluan pembangunan jalan layang atau flyover di perlintasan sebidang kereta api Kesambi, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

Pelaksana proyek akan memasang girder atau balok beton yang melintang di atas rel jalur kereta api.

Kesepakatan mundurnya jadwal penutupan, setelah sejumlah pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi pada Senin (15/5/2017) siang.

"Berdasarkan rakor bersama pelaksana proyek, penutupan jadwal mundur, yakni pada tanggal 17," kata Kasatlantas Polres Tegal, AKP Yoppy Anggi Krisna, Senin.

Alasan penundaan itu, kata dia, karena butuh persiapan matang untuk melakukan penutupan.

Pihak Kepolisian menilai surat pemberitahuan yang dilayangkan terlalu mepet atau mendadak dengan waktu pelaksanaan.

"Kami butuh sosialisasi ke masyarakat dan memasang rambu- rambu serta papan pengumuman di jalan masuk jalur tengah ini," jelasnya.

Selain itu, jam penutupan juga berubah.

Awalnya akan dilakukan tiap pukul 02.30 hingga 06.30 WIB. Berubah menjadi tiap pukul 02.30- 04.30 WIB.

Yoppy menjelaskan, jika penutupan sampai pukul 06.30, akan sangat mengganggu lalu lintas dan dikhawatirkan terjadi penumpukan kendaraan pada jam itu.

"Jam itu kan banyak anak sekolah berangkat," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan kantong parkir jika ada kendaraan yang terjebak macet saat jam penutupan.

Kendaraan dari arah utara atau Jakarta dan Tegal disediakan lahan parkir di Rest Area Klonengan atau sekitar lima kilometer sebelum lokasi proyek.

Sedangkan kendaraan dari arah selatam atau Jogja dan Purwokerto ada lahan parkir luas berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi proyek. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved