Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Perserta BPJS Kesehatan Bisa Konsultasi Kesehatan Via Care Center 1500-400

Selain bisa mendaftarkan kepesertaan baru, peserta BPJS Kesehatan juga bisa melakukan konsultasi kesehatan, melalui nomor care center tersebut.

Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Kepala BPJS Kesehatan Kudus, Dody Pamungkas (kiri), dalam jumpa pers di kantornya, Senin (15/5). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Peserta BPJS Kesehatan, kini lebih mudah mengakses berbagai fasilitas melalui care center 1500-400.

Selain bisa mendaftarkan kepesertaan baru, peserta BPJS Kesehatan juga bisa melakukan konsultasi kesehatan, melalui nomor care center tersebut.

"Di BPJS Kesehatan, kini semakin mudah, tersedia fitur konsultasi kesehatan melalui l‎ayanan tanya dokter, dengan menelpon care center, atau teleconsulting. Dengan layanan ini, peserta JKN-KIS dapat sewaktu-waktu berkonsultasi masalah kesehatan dengan dokter umum di sambungan tersebbut," kata Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus, Dody Pamungkas, Senin (15/5/2017) sore.

‎Selain itu, disampaikan, BPJS Kesehatan kini melakukan upaya perluasan kanal pemberian informasi dan penanganan pengaduan, melalui website: www.bpjs-kesehatan.go.id.

"Hotline service di website, nantinya juga langsung dialihkan ke care center 1500-400, jadi semua jadi makin mudah," ucapnya, dalam jumpa pers di Kantor BPJS Kesehatan Kudus.

‎Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari, mengatakan, pada 2016 kepuasan peserta terhadap layanan sudah cukup tinggi.

Mencapai angka 78,6 persen.

"Pada tahun ini, kami memasang target angka kepuasan mencapai 80 persen," ujarnya.

Secara nasional, disebutkan, hingga tanggal 5 Mei 2017, jumlah peserta JKN-KIS mencapai 17‎6.982.157 jiwa.

Menurut dia, BPJS Kesehatan juga telah menjalin kerjasama dengan sekitar 20.766 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

"Rinciannya, 9.825 Puskesmas, 5.279 Klinik Pratama, 4.504 doter praktik perseorangan, 1.143 dokter gigi, dan 15 RS Tipe D Pratama," bebernya.

Di samping itu, BPJS Kesehatan juga telah bermitra dengan 5.337 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL). Ini mencakup 2.135 rumah sakit, 2.216 Apotek, dan 986 optik yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved