Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ujian Nasional

Bupati Asip Tinjau UN SD di Desa Tertinggi di Kabupaten Pekalongan, Begini Kondisinya

Asip meninjau dua SD di desa yang berada di puncak tertinggi Kabupaten Pekalongan tersebut

Tayang:
Penulis: muh radlis | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Muh Radlis
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, melakukan peninjauan ke Sekolah Dasar (SD) di Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono, yang melaksanakan Ujian Nasional (UN), Rabu (17/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, melakukan peninjauan ke Sekolah Dasar (SD) di Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono, yang melaksanakan Ujian Nasional (UN), Rabu (17/5/2017)

Asip meninjau dua SD di desa yang berada di puncak tertinggi Kabupaten Pekalongan tersebut.

"Ini sekolah tertinggi di Kabupaten Pekalongan. Letaknya berada di titik tertinggi Kabupaten Pekalongan, berbatasan dengan Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara," kata Asip.

Asip mengatakan, proses UN yang dilaksanakan berjalan lancar.

Meski siswa yang mengikuti UN tidak sebanyak di wilayah pusat kota Kabupaten Pekalongan, namun Asip mengapresiasi semangat para siswa.

"Mereka sangat bersemangat, kami berharap semua siswa ini melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya," katanya.

Kunjungan ini diakui Asip sebagai langkah menghilangkan dikotomi pendidikan antara wilayah pusat kota dan daerah pegunungan.

Sekolah yang berada di Simego, kata Asip, masih berada di grade B.

"Nantinya akan kami dorong agar bisa meningkat ke grade A. Akan kami siapkan infrastruktur yang memadai," katanya.

Hal yang disiapkan mulai dari bangunan, tenaga pengajar, hingga fasilitas tempat tinggal bagi tenaga pengajar yang berasal dari luar daerah.

"Kalau bisa guru yang mengajar ini bisa bawa keluarga ke sini. Agar fokus mengajar," katanya.

Kepala SD Negeri 1 Simego, Priyo Utomo, mengatakan, untuk tahun ini sebanyak 17 siswanya mengikuti UN.

Terkait tenaga pengajar, Priyo mengatakan, semua tenaga pengajar di SD Negeri 1 Simego merupakan Pegawa Negeri Sipil.

"Semua sudah PNS, kecuali ada dua orang tenaga pengajar suka rela dari warga sekitar yang kami perbantukan," katanya.

Untuk infrastruktur, Priyo mengaku saat ini pihak sekolah telah menyediakan mes untuk guru yang domisilinya di luar wilayah.

"Karena jarak dan lokasi sangat jauh, maka kami sediakan mes. Memang sederhana, tapi sudah layak untuk ditempati," katanya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved