Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

"Dagu Saya Dicolek, Rasanya Merinding," kata Polisi di Semarang yang Dirayu Pria yang Ditilangnya

Peristiwa kocak itu dikatakan Iwan terjadi saat Satlantas Polrestabes Semarang menggelar Operasi Patuh Candi 2017 di kawasan Pamularsih.

Tayang:
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Istimewa
Video viral polisi yang menilang pengendara motor di Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang Unit Kecelakaan, Brigadir Iwan Wirana tak menyangka rekaman video dirinya menilang pengendara sepeda motor menjadi viral di Instagram @satlantaspolretabessmg.

Peristiwa kocak itu dikatakan Iwan terjadi saat Satlantas Polrestabes Semarang menggelar Operasi Patuh Candi 2017 di Jalan Pamularsih, Kota Semarang,  Selasa (16/5/2017) pagi.

"Mulanya, Bripka Arif mengarahkan pria itu ke saya untuk ditilang. Pelanggarannya tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi). Saya kaget, ternyata pria semi," kata anggota Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang itu, Rabu (17/5/2017).

Baca: VIRAL: Video Polisi di Semarang Hendak Dicium dan Ditawari Pijat Pengendara Motor yang Ditilangnya

Pria plontos itu segera mengambil kertas tilang, lalu mengisi kolom data pelanggaran.

Selama proses tilang, pria yang bekerja di sebuah salon kecantikan itu berulangkali memohon tak ditilang.

"Dia berdiri hampir bersandar di pundak sebelah kiri saya, sambil menawarkan jasa massage. Merinding rasanya," seloroh warga Gunungpati itu.

Iwan berujar sempat risih saat digoda pria itu. Dalam sekejap, ia pun ingat harus profesional dan ramah dalam melayani masyarakat.

Kecentilan pria itu dikatakan Iwan semakin menjadi-jadi ketika ditanya terkait nomor telepon.

"Dagu saya sempat dicolek-colek. Mungkin karena suasana sudah cair. Saat itulah saya baru sadar kalau ada dua polisi merekam," ujar Iwan.

Perlu diketahui, petugas kepolisian wajib menanyakan nomor telepon pelanggar untuk layanan E-tilang.

"Terakhir, yang paling membuat jantung hampir copot, pria itu hampir mencium saya. Kalau kena ciuman, istri saya bisa menuntut pria itu," kelakar Iwan sambil tertawa. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved