Parade Busana Nusantara Meriahkan Mijen Expo Festival

Mengenakan mahkota berukuran besar berwarna emas, membuat penampilannya semakin menyolok perhatian pengunjung

Penulis: hermawan Endra | Editor: muslimah
Tribun Jateng/hermawan endra
Model parade busana nusantara berjalan perlahan di atas panggung Mijen Expo Festival, Sabtu (20/5). Acara tersebut merupakan rangkaian dari Mijen Expo Festival. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Model busana pengantin, Aura (25), berjalan perlahan di atas panggung Mijen Expo Festival, Sabtu (20/5). Mengenakan mahkota berukuran besar berwarna emas, membuat penampilannya semakin menyolok perhatian pengunjung.

Aura merupakan satu sari puluhan model parade busana nusantara. Sore itu, ia menampilkan pakaian pengantin adat Lampung modifikasi, rancangan dari sanggar Amartasari.

"Awalnya agak sedikit grogi takut jatuh karena mahkotanya berat banget, hampir sekilo. Tapi syukur akhirnya semua berjalan lancar," kata Aura usai turun dari panggung.

Perias Amartasari, Rina Amarta, menjelaskan, ia sengaja memerkan busana khas Lampung modifikasi karena ingin tampil beda. Dibutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan semua hingga siap digunakan.

Menurutnya, tingkat kesulitan busana pengantin Lampung terletak pada pemasangan perhiasan sanggul dan make up. Namun kali ini ia sedikit memberi modifikasi dengan memberikan nuansa jawa dari kebaya yang dikenakan.

"Agak lama di proses meriasnya. Saya sengaja memerkan busana khas Lampung modifikasi untuk memperkenalkan kepada pengunjung bahwa baju pengantin tidak hanya monoton pada busana Jawa pakem, tapi juga bisa dimodifikasi dengan daerah lain, " imbuhnya.

Puluhan orang yang hadir nampak antusias menyaksikan parade busana nusantara. Alunan musik gamelan mengiringi para model berlenggak-lenggok di atas catwalk.

Panitia acara, Bintari Saptanti mengatakan, parade busana nusantara merupakan salah satu dari rangkaian acara Mijen Expo Festival. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku usaha dan perias-perias pengantin se Kecamatan Mijen.

Model parade busana nusantara berjalan perlahan di atas panggung Mijen Expo Festival, Sabtu (20/5). Acara tersebut merupakan rangkaian dari Mijen Expo Festival.
Model parade busana nusantara berjalan perlahan di atas panggung Mijen Expo Festival, Sabtu (20/5). Acara tersebut merupakan rangkaian dari Mijen Expo Festival. (Tribun Jateng/hermawan endra)

Acara ini diramaikan juga dengan berbagai jenis kegiatan dan lomba yaitu pameran dan bazar, lomba make up artis dengan tema glamour, lomba fashion show anak-anak, lomba Stand Up Comedy, dan lomba menyanyi dangdut.

Sementara itu, Camat Mijen, Ali Muhtar , menambahkan, pihaknya fokus menggelar berbagai event untuk menarik wisatawan. Melihat antusias yang cukup tinggu dari masyarakat terhadap acara ini, ia berencana menjadikan Mijen Expo Festival sebagai kegiatan rutin tahunan.

"Saya cukup bangga dengan acara ini, seperti misalnya parade busana nusantara. Jika biasanya hanya digelar di kota-kota besar, namun nyatanya di daerah punggir seperti Mijen juga bisa," imbuhnya.

Pihaknya menargetkan dalam setahun dapat menggelar minimal empat event, antara lain festival durian, kuda lumping, festival penyanyi dangdut, dan Mijen Expo Festival. Ali berharap kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Mijen.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved