Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

400 Lansia Meriahkan Hari Lansia ke 21 di Kabupaten Kendal

Sekira 400 lanjut usia (lansia) memeriahkan Hari Lanjut Usia (halun) ke 21 di alun-alun Kabupaten Kendal

Penulis: dini | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum
Para lansia cek kesehatan disela-sela Peringatan Hari Lansia ke 21 di Kabupaten Kendal, Selasa (23/05/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sekira 400 lanjut usia (lansia) memeriahkan Hari Lanjut Usia (halun) ke 21 di alun-alun Kabupaten Kendal, Selasa (23/05/2017).

Meski usia tidak lagi muda, Sri Hartini (60) nampak semangat mengikuti serangkaian acara mulai senam jantung, cek kesehatan, seminar kesehatan dan siraman rohani.

Pensiunan guru ini mengaku usia tua harus diisi kegiatan yang positif agar senantiasa sehat dan bugar.

"Peringatan lansia ini bisa menyambung silaturahmi serta berbagi cerita antar lansia yang berada di Kendal ini, " ungkapnya disela-sela acara.

Sekretaris Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kendal, Peni Astuti menjelaskan Hari Lanjut Usia seharusnya diperingati tiap 29 Mei, mengingat tanggal tersebut sudah memasuki bulan Ramadan sehingga kegiatan dilaksankan hari ini.

Acara yang mengangkat tema hidup bermartabat di usia senja, lanjut usia sejahtera ini bertujuan untuk menghargai para lansia.

Pasalnya secara tidak langsung, lansia jadi pemersatu dan melengkapi kerjasama di berbagai sektor kehidupan.

"Kami ingin mengajak Kendal lebih peduli untuk berbagi, menyapa, memberi kasih sayang dan penghormatan pada lansia, " ucapnya.

Dia berharap kegiatan tersebut bisa menjalin silaturahmi antar lansia dan berperan aktif memberi teladan dan bimbingan di masyarakat agar hidup lebih semangatbdan sehat.

Sementara itu dalam sambutan yang dibacakan Staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumberdaya manusia, Roro Astuti Wati Ningrum, Bupati Kendal Mirna Annisa mengungkapkan, jumlah lansia terus bertambah seiiring panjangnya usia harapan hidup sehingga berdampak pada kehidupan sosial, psikologis, dan ekonomi.

Mirna memgakui bahwa saat ini masih ada lansia yang tidak memiliki keluarga bahkan ada yang menelantarkan lansia.

"Pemerintah senantiasa memberikan perlindungan dengan memberi naungan melalui panti jompo dan pelayanan kesehatan, " ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan pendampingan lansia dengan memberikan keteramoilan atay sosialisasi program day care sehingga bisa mandiri.

"Saya imbau seluruh instansi baik pemerintah maupun swasta agar komitmen memberi perhatuan pada lansia disekeliling kita agar terwujud lansia yanh sejahtera. Semoga bapak dan ibu tetap sehat dan menikmati hari tua bahagia, " imbaunya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved