Jangan Sampai Pemanfaatan Linkage Program malah Memicu Kredit Macet

Meski begitu, Rusly meminta, pengelola BPR/BPRS meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebelum menerapkan program tersebut.

Jangan Sampai Pemanfaatan Linkage Program malah Memicu Kredit Macet
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
Ketua Umum DPP Perbarindo, Joko Suyanto meletakkan batu pertama pembangunan rumah Perbarindo Jawa Tengah di Kalicari, Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM - Deputi Pengasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng-DIY, Rusly Albas, mengapresiasi upaya Perbarindo mendorong BPR/BPRS memanfaatkan linkage program. Meski begitu, Rusly meminta, pengelola BPR/BPRS meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebelum menerapkan program tersebut.

"Perlu kami ingatkan prinsip kehati-hatian. Kurangnya faktor SDM dan IT bisa menjadi kendala memanfaatkan linkage program ini. Jadi, SDM harus disiapkan," kata Rusly di sela acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Perbarindo Jateng, Sabtu (20/5).

Menurut Rusly, kualitas SDM yang belum mumpuni mengoperasikan linkage program dapat memicu terjadinya non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah di BPR/BPRS tinggi. Di antaranya, kredit macet.

Meski begitu, Rusly meminta pengelola BPR/BPRS tak patah arang tapi malah terpacu. Menurutnya, memanfaatkan linkage program dan menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat memperluas pasar BPR/BPRS tanpa mengganggu likuiditas.

"Kami sangat mendukung BPR/BPRS memanfaatkan linkage program sehingga masyarakat bisa memanfaatkan dan menikmati bunga murah KUR karena disubsidi," ujarnya. (tribunjateng/cetak/nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved