Tim Gabungan Cek Kesiapan Jalur Pantura di Demak Jelang Ramadan
Menurutnya jalan aspal yang rusak di sisi rel kereta bisa membahayakan pengendara kendaraan bermotor karena rawan tergelincir.
Penulis: rival al manaf | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dinas Perhubungan, Polres Dinas Pekerjaan Umum dan Satpol PP Kabupaten melakukan pengecekan jalur pantura, rel kereta api dan betonisasi di wilayah Selatan menjelang Ramadan.
Dengan rute pantura Demak, Mranggen, Karangawen, Guntur dan Kembali ke Pantura, fokus utama tim gabungan tersebut adalah perlintasan sebidang di Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Di perlintasan kereta api tanpa palang pintu itu mereka mengetes kekuatan bantalan rel kereta api dan kesiapan petugas jaga perlintasan yang diharapkan ada sepanjang arus mudik Lebaran nantinya.
Dalam pengecekan yang dipimpin Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan, tim gabungan menemukan adanya jalan disekitar rel yang rusak, sehingga mengganggu perjalanan masyarakat yang melintas.
Selain itu, beberapa pengait rel kereta api tidak ada.
"Temuan di lapangan hari ini, akan kami sampaikan ke dinas terkait dengan harapan ada tindak lanjut serta solusi sebelum arus mudik mulai terjadi," jelas Sonny.
Menurutnya jalan aspal yang rusak di sisi rel kereta bisa membahayakan pengendara kendaraan bermotor karena rawan tergelincir.
Sementara bantalan pengait rel kereta yang juga tidak ada bisa saja membahayakan kereta.
Di lain sisi, perwakilan Dinas Perhubungan yang mengikuti pengecekan itu, Suyadi mengungkapkan, permasalahan perlintasan kereta api tanpa palang pintu sudah dilakukan antisipasi.
Satu di antaranya adalah dengan menyediakan pos untuk penjaga perlintasan, serta rambu imbauan kepada pengguna jalan agar berhati-hati. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolres-demak-akbp-sonny-irawan_20170523_193232.jpg)