Ramadan 2017

Bulog Jateng Siapkan Empat Ton Daging Beku, Ini Daftar Harganya

Djoni Nur Ashari, memastikan, persediaan bahan pokok untuk kebutuhan Ramadan mencukupi, bahkan hingga empat bulan ke depan.

Bulog Jateng Siapkan Empat Ton Daging Beku, Ini Daftar Harganya
tribunjateng/raka f pujangga.dok
PEDAGANG DAGING Daging beku yang dibanderol (HET) Rp 80.000 per kilogram, bakal dijual Rp 78.000 per kilogram. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - ‎Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah, Djoni Nur Ashari, memastikan, persediaan bahan pokok untuk kebutuhan Ramadan mencukupi, bahkan hingga empat bulan ke depan.

Sementara, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah bakal mengawasi distribusi agar tak terjadi penimbunan bahan pokok untuk mencegah lonjakan harga.

"Stok beras ada 257 ribu ton yang cukup untuk tujuh bulan ke depan. Stok gula pasir ada 16 ribu ton, bawang merah 60 ton, bawang putih 20 ton, dan daging beku 4 ton. Dan jumlahnya akan ditambah jika terjadi lonjakan permintaan," ujar Djoni di sela peluncuran Gerakan Stabilisasi Pangan dalam rapat koordinasi ekonomi, keuangan, industri, dan perdagangan (Ekuinda) di Gedung Gradhika Bakti Praja kompleks perkantoran gubernur Jawa Tengah, Selasa (23/5).

Untuk distribusi ke kabupaten/kota di Jawa Tengah, pihaknya menyiapkan 22 armada yang bisa mengangkut 16,6 ribu kilogram (kg) beras, 11,7 ribu kg gula pasir, 24 ribu liter minyak goreng, seribu kilogram bawang merah, dan lima ribu kilogram bawang putih, juga daging kerbau beku impor. Armada angkut tersebut akan melakukan droping ke pasar tradisional, titik keramaian masyarakat, dan ke Rumah Pangan Kita (RPK).

Djoni mengatakan, bahan pokok tersebut dijual ke RPK dan pengecer di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Misalnya, minyak goreng kemasan sederhana yang harganya dipatok (HET) Rp 10.000 per liter, akan dijual ke RPK atau pengecer Rp 9.500 per liter.

Sementara, daging beku yang dibanderol (HET) Rp 80.000 per kilogram, bakal dijual Rp 78.000 per kilogram. "Untuk gula pasir yang memiliki HET Rp 12.500 per kilogram akan dijual Rp 11.300 per kilogram kalau membeli dalam kemasan 50 kilogram," ujarnya.

Sementara, Ketua TPID Jateng Sri Puryono berjanji, kebutuhan pokok warga tercukupi selama Ramadan dan Lebaran. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan Polda Jateng untuk mengantisipasi penimbunan stok pangan yang dapat mengganggu stabilitas harga.

"Di setiap kabupaten/kota ada tim khusus yang mengawasi distribusi bahan pangan. Kami juga berencana menggelar pasar murah di enam tempat," ujarnya.

Puryono meminta masyarakat untuk aktif memantau pergerakan harga bahan pokok lewat aplikasi Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (Sihati). Di aplikasi ini akan terlihat pergerakan harga bahan pokok, termasuk ketersediaan stok. (tribunjateng/raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved