Kondom Bekas dan Bungkus Obat Berserakan di Rumah Dinas Baru Bupati Kendal 

Miris. Kondisi rumah dinas (Rumdin) Bupati Kendal di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota Kendal kian memprihatinkan.

Kondom Bekas dan Bungkus Obat Berserakan di Rumah Dinas Baru Bupati Kendal 
TRIBUNJATENG/DINI
MIRIS, Kondom Bekas dan Bungkus Obat Berserakan di Rumah Dinas Baru Bupati Kendal  

Bahkan tidak hanya sampah bungkus obat batuk, seringkali ditemukan kondom bekas di sekitar bangunan tersebut.

MIRIS, Kondom Bekas dan Bungkus Obat Berserakan di Rumah Dinas Baru Bupati Kendal 
MIRIS, Kondom Bekas dan Bungkus Obat Berserakan di Rumah Dinas Baru Bupati Kendal  (TRIBUNJATENG/DINI)

"Saya sering gelar operasi di rumah dinas baru tersebut. Namun tiap datang pada kabur semua karena banyak celah untuk keluar apalagi kondisi sekitar juga gelap," paparnya.

Subarso akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait agar rumah dinas bupati yang belum pernah ditempati tersebut tidak disalahgunakan.

Mendengar hal tersebut Sekda Kendal, Bambang Dwiyono akan memerintahkan Satpol PP untuk menempatkan petugas jaga di rumah dinas bupati baru tersebut.

pembangunan rumah dinas Bupati Kendal di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kendal
Rumah dinas Bupati Kendal di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kendal

Bupati Kendal Mirna Annisa memang tidak mau menempati rumah dinas yang baru. Dia memilih tinggal di rumah dinas lama di belakang pendopo Kabupaten Kendal.

Dengan alasan lokasi rumah dinas yang baru jauh dari pusat pemerintahan, sehingga menyulitkan koordinasi dengan pejabat.

Mirna mewacanakan memanfaatkan rumah dinas itu dibuat terbuka untuk kegiatan masyarakat, seperti seni dan budaya. “Silahkan saja untuk kegiatan kesenian atau komunitas di rumdin baru, " ujar Mirna. (*)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved