Tribun Campus
R2C UKSW Akan Ditambah Satu Robot untuk Berkompetisi di Bandung
Terpilihnya R2C UKSW untuk mengikuti kompetensi bergengsi tingkat nasional tersebut, dikarenakan R2C Warrior berhasil meraih Juara III
Penulis: deni setiawan | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -- Pada awal Juli 2017 mendatang, tim Robotics Research Center (R2C) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dijadwalkan mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) Tahun 2017 Tingkat Nasional di Bandung Jawa Barat.
Terpilihnya R2C UKSW untuk mengikuti kompetensi bergengsi tingkat nasional tersebut, dikarenakan R2C Warrior berhasil meraih Juara III dalam Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda dan menyabet penghargaan Desain Terbaik pada 11 hingga 13 Mei 2017 di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Ketika itu, tim R2C UKSW menjadi Juara III setelah mengalahkan tim dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, skor akhir 3-2.
"R2C saat ini sedang fokus untuk mempersiapkan robot yang akan digunakan dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Jika sebelumnya hanya dua robot saat berlaga di Bandung, kini akan kami tambah satu robot lagi. Jadi totalnya ada tiga robot yang kami bawa," kata Koordinator R2C UKSW Yohanes Haryudanta kepada Tribun Jateng, Selasa (30/5/2017).
Dia menjelaskan, adapun peran tiap robot yang dipersiapkan itu yakni satu robot bertugas sebagai penjaga gawang, bek, dan penyerang. Sebelumnya tidak ada robot sebagai bek. Posisi yang sebelumnya menjadi robot penjaga gawang digeser menjadi bek. Dan saat ini sedang dibuat robot penjaga gawang yang baru.
"Selain itu, kami juga sedang siapkan tim agar robot bisa lebih cepat ketika menendang bola. Seperti kita ketahui sepak bola beroda baru kali pertama di tahun ini dilombakan. Dari berbagai persiapan dan evaluasi di kompetisi sebelumnya, kami targetkan bisa lolos di semi final," kata Danta, sapaan akrab Yohanes Haryudanta.
Dalam kompetisi di Yogyakarta kemarin, UKSW mengikuti dua kategori, yakni KRSBI Beroda dan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki.
"R2C Warrior adalah robot yang kami turunkan di KRSBI Beroda. Dan kami bersyukur, bisa meraih Juara III dan memperoleh kesempatan untuk mengikuti ajang selanjutnya yakni di tingkat nasional yang akan digelar di Bandung Jawa Barat," jelasnya.
Sedangkan kategori lain, lanjutnya, yakni KRPAI Berkaki melalui R2C Acheron hanya bisa berada di posisi delapan di tingkat regional tersebut. Secara umum, pihaknya siap dan akan belajar dari berbagai pengalaman yang diperoleh di kompetisi sebelumnya.
"Yang masuk dalam tim R2C adalah mereka para mahasiswa Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) UKSW. Untuk tim R2C Warrior totalnya ada 10 mahasiswa. Tim tersebut saat ini dibimbing oleh Gunawan Dewantoro. Sedangkan untuk tim R2C Acheron ada 4 orang yang dibimbing Dedy Susilo. Pembimbing adalah para dosen UKSW," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kontes-robot_20161220_112035.jpg)