FOCUS

Siapa di Belakang Mas Mul?

Vonis tiga tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Blora, Senin (29/5), menunjukkan bahwa Bambang Tri Mulyono alias Mas Mul

TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO' ROZIKI
Reaksi Bambang Tri Mulyono mendengar putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Blora, Senin (29/5/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Vonis tiga tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Blora, Senin (29/5), menunjukkan bahwa Bambang Tri Mulyono alias Mas Mul, terbukti memfitnah keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tugas polisi berikutnya adalah membuktikan, benarkah ada aktor yang menggerakkan Mas Mul untuk menulis buku berisi fitnah terhadap Jokowi.

Kasus Bambang Tri Mulyono jangan hanya dipandang sebagai kasus hukum ansich (semata). Penggunaan karya intelektual (buku) untuk menebar kebencian adalah persolan lainnya.

Selain kemungkinan ada faktor politik di dalamnya.

Bambang Tri Mulyono, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Blora, memuat heboh, usai mengunggah tulisan-tulisan dan videonya di media sosial berisi cuplikan buku 'Jokowi Undercover: Melacak Jejak Sang Pemalsu Jatidiri'‎, tahun lalu.

TRI MULYONO wartawan Tribunjateng.com
TRI MULYONO wartawan Tribunjateng.com (tribunjateng/bram)

Bambang Tri menulis dalam bukunya, Jokowi merupakan keturunan Tionghoa dan juga keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurutnya selama ini Jokowi telah menipu rakyat Indonesia dengan identitas palsu.

Ini dilakukan agar Jokowi dapat secara mulus mengikuti pemilihan kepala daerah, hingga pemilihan presiden.

Atas perkara ini, Bambang Tri dijebloskan ke dalam tahanan sejak 31 Desember 2016 lalu dan akhirnya divonis bersalah.

Beberapa pihak mendukung polisi memproses kasus ini, namun sebagian lainnya menyayangkan, dengan mengatakan kasus ini bisa diatasi dengan pelarangan peredaran buku.

Halaman
12
Penulis: tri_mulyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved