Breaking News:

Majelis Hakim Vonis Bebas Terhadap Sepuluh Pelaku Perusakan Kafe Social Kitchen Solo

Terdakwa tidak terbukti melakukan tindakan bersalah seperti yang didakwakan pada dakwaan pertama hingga kelima

rahdyan trijoko pamungkas
Sepuluh terdakwa kasus perusakan Social Kitchen sujud syukur setelah majelis hakim menyatakan bebas 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Takbir bergema seusai sidang putusan terhadap terdakwa perusakan Social Kitchen Long and Bar, Banjarsari Solo di Pengadilan Negeri Semarang, Rabu (31/5/2017).

Sidang putusan dibagi menjadi tiga bagian yang dipimpin secara bergantian oleh Pujo Unggul dan Pudji Widodo.

Majelis hakim Pudji Widodo memvonis bebas terhadap sepuluh orang bernama Eko Nugroho, Oembang Saputra, Edi Lukito, Joko Sutarto, Endro Sudarsono, Yusuf Suparno, Suparwoto, Ranu Muda Adi Nugroho, Mujiono Laskito, dan Mulyadi.

"Terdakwa tidak terbukti melakukan tindakan bersalah seperti yang didakwakan pada dakwaan pertama hingga kelima, " ujarnya.

Pudji mengatakan rombongan yang mengenakan jaket berwana hitam dan helm datang terlebih dahulu ke dalam kafe kemudian disusul oleh terdakwa.

"Saat datang terdakwa tidak mengenakan helm maupun jaket berwarna hitam. Terdakwa datang mengenakan pakaian bewarna putih sehinga mudah dikenali,"ujarnya.

Namun, dua orang terdakwa bernama Yudhi Wibowo dan Margiyanto dinyatakan bersalah telah melakukan perusakan dan pencurian saat sweeping Social Kitchen.

"Saat berangkat terdakwa pertama Yudhi Wibowo mempunyai niatan mengenakan penutup kepala, dan terdakwa kedua Margiyanto membawa pisau, " tutur majelis Hakim Pudjo Unggul.

Yudhi Wibowo mempunyai peranan melempar CCTV menggunakan asbak dan terdakwa Margiyanto merusak patung sinterklas serta memecahkan botol minuman keras.

"Tidak puas terdakwa merusak kursi kafe dengan pisau belati yang dibawanya," imbuhnya.

Selain perusakan terdakwa Yudhi Wibowo juga mengambil uang Rp 100 ribu di dalam dompet putih dan power bank di dalam laci kasir. Terdakwa Margiyanto juga mengambil Handphone (telepon Seluler) merek Asus milik pelanggan.

"Karena perbuatanya kedua terdakwa dinyatakan bersalah dikenakan hukuman selama enam bulan penjara," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved