Di Purwakarta Tersebar Bank Perelek, Ini Tujuan Mulianya

Di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, bank yang biasanyanya berfungsi sebagai tempat menyimpan uang memiliki citra berbeda.

Di Purwakarta Tersebar Bank Perelek, Ini Tujuan Mulianya
KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat peresmian ATM Beras, Kamis (1/6/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, bank yang biasanyanya berfungsi sebagai tempat menyimpan uang memiliki citra berbeda. Mulai kini, Kamis (1/6/2017) akan tersebar “Bank Perelek“ atau bank pengumpulan beras bagi rakyat miskin.

Pagi tadi, sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berdesain gapura melati ciri khas gerbang bangunan di Purwakarta berdiri tegak di balai Desa Wanakerta, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Itu adalah tanda peresmian baik bank beras dan ATM-nya.

Adapun sistem pemakaiannya sama seperti ATM konvensional—memakai kartu plastik berkode. Penggunanya adalah mereka yang tercatat sebagai penerima bantuan beras sejahtera (Rastra). Mereka didominasi oleh janda berusia lanjut.

Rasa puas para calon pengguna terekam dari senyum yang terus terpoles di wajah hari itu. Saat ditemui Kompas.com, mereka mengaku tak sabar untuk mencoba mesin tersebut.

"Saya mau langsung coba kartu ATM nya. Ini mesin cara pakainya sama seperti mengambil uang. Ada menu, da bisa cek saldo juga," jelas Ani (28), salah seorang warga sekitar yang mendampingi neneknya sebagai salah satu pemegang kartu ATM.

Saat pengenalan sekaligus pengambilan perdana, para pemegang kartu menempelkan kartu ke mesin ATM beras dan langsung muncul display kata kunci, yakni cek saldo atau perintah mengambil beras.

Bila memilih ambil beras, mesin akan menjalankan perintah itu. Beras akan keluar dengan berat ukuran 3 kilogram (kg) lengkap dengan kemasan plastik rapi.

"Cepat (kerjanya), bagus (deh) sekarang ada ATM begini. Syukur, berasnya juga (berkualitas) bagus," tambah Ani.

Adat Sunda

Adapun penerima Rastra di Kabupaten Purwakarta yang tercatat sebanyak 45.384 orang dari 17 Kecamatan. Mereka ditargetkan pada Juli 2017 sudah tidakk menerima beras dari program pemerintah pusat. Gantinya, mereka akan menerima beras melalui Bank Beras atau biasa dengan ATM yang sudah diresmikan itu.

Halaman
12
Editor: sujarwo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved