Breaking News
Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Akhiri Konflik Panjang, Panser Biru dan Banaspasti Gelar Aksi Damai

Aksi tersebut dilakukan antara suporter Semarang, Panser Biru dan tim pendukung Persijap Jepara, Banaspasti

Penulis: hesty imaniar | Editor: muslimah
Tribun Jateng/hesty imaniar
Aksi suporter damai mewarnai Stadion Jatidiri Semarang, kala laga uji coba antara PSIS Semarang kontra Persijap Jepara berlangsung, Sabtu (3/6/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aksi suporter damai mewarnai Stadion Jatidiri Semarang, kala laga uji coba antara PSIS Semarang kontra Persijap Jepara berlangsung, Sabtu (3/6/2017) malam.

Aksi tersebut dilakukan antara suporter Semarang, Panser Biru dan tim pendukung Persijap Jepara, Banaspasti.

Koordinator Lapangan (Korlap) Panser Biru, Afif Nauval dan Jati Pamungkas mengatakan, aksi tersebut untuk menghapus sejarah panjang diantara ke dua suporter itu di tahun 2005 lalu.

Dimana bentrok antara kedua pendukung itu tidak bisa dihindarkan, hingga menimbulkan korban nyawa melayang.

"Kami ingin menuju suporter yang dewasa, kami ingin semua suporter damai, sehingga tidak ada lagi kerusuhan antarsuporter. Kami juga ingin memperarat persaudaraan dengan semua suporter, apalagi ketika tim kesayangan away, pasti kami akan melintas di beberapa daerah yang memiliki suporter fanatik, otomatis untuk menjaga kondusifitas, aksi damai seperti ini perlu kiranya, " ujar Afif kepada Tribun Jateng.

Usai aksi damai itu ditegaskan Jati Pamungkasga, pihaknya akan melakukan pengawalan kepada 500 lebih suporter Banaspasti hingga ke perbatasan Demak.

"Kami akan tetap melakukan pengawalan kepada teman-teman suporter Banaspasti hingga ke perbatasan, karena memang kami ingin menjaaga kondusifitas agar suporter ini bisa tetap damai, dan terhindar dari yang namanya kerusuhan, " bebernya.

Sementara itu, dikubu Banaspati, Yankers menambahkan, kedepan ia ingin semua suporter yang ada di Jawa Tengah, dan Indonesia bisa berdamai melalui aksi serupa.

"Kami ingin kedepan kita suporter yang ada di Jateng bisa gayeng, damai, tidak ada pertikaian lagi seperti dulu dengan Semarang dan yang lainnya. Kami ingin menuju suporter yang dewasa, yang cinta damai, bahkan tidak terpecah belah," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved