Breaking News:

Pimpinan DPRD Kudus Dilaporkan ke Ombudsman RI Perwakilan Jateng

Mekanisme kocok ulang dan pemilihan pimpinan komisi serta alat kelengkapan dewan dinilai tak dijalankan sesuai tata tertib (tatib) DPRD Kudus.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Masan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Suhu politik di Kudus masih hangat kendati agenda kocok ulang alat kelengkapan dan komisi DPRD setempat telah paripurna.

Sekelompok warga yang menamakan diri Gerakan Masayarakat Peduli Kudus (GMPK) melaporkan pimpinan DPRD Kudus ke Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jateng.

"Kami menduga ada maladministrasi dalam agenda rapat-rapat pemilihan pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan lain," kata Presidium GMPK, Muhammad Zukhruf, Minggu (6/4/2017).

Menurutnya, sikap sewenang-wenang pimpinan Dewan dalam agenda pemilihan pimpinan komisi dan alat kelengkapan diduga terkait kepentingan pribadi.

Akibatnya, hal itu merugikan anggota DPRD secara keseluruhan.

"Ada agenda dari pimpinan menempatkan orang-orang tertentu di posisi strategis yang dikehendaki," tuturnya.

Dia menyebut mekanisme kocok ulang dan pemilihan pimpinan komisi serta alat kelengkapan dewan tak dijalankan sesuai tata tertib (tatib) DPRD Kudus.

"Berbagai macam surat dan berkas sebagai bukti dugaan maladministrasi pimpinan Dewan telah kami serahkan kepada Ombudsman untuk segera ditindaklanjuti," paparnya.

Zukhruf berharap Ombudsman segera menindaklanjuti laporan itu.

Dia khawatir akan menjadi preseden buruk bagi legislatif di Kudus jika diabaikan tanpa tanggapan oleh institusi itu.

Pasalnya, pimpinan bisa bertindak sewenang-wenang tanpa ada sanksi.

Terpisah, Ketua DPRD Kudus Masan menyatakan belum menerima surat apa pun dari Ombudsman sehingga belum bisa berkomentar lebih lanjut.

"Saya belum tahu, belum menerima surat apa pun," ucap Masan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved