Musibah Kebakaran
Dikira Suara Retakan Bambu, Ternyata Gudang Ampas Tebu Terbakar
Dikira Suara Retakan Bambu, Ternyata Gudang Ampas Tebu Terbakar. Lokasi di Desa Kandangmas RT 01 / RW 04, Kecamatan Dawe Kudus
Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Saat beristirahat di rumahnya, Suratno (55), warga Desa Kandangmas RT 01 / RW 04, Kecamatan Dawe, mendengar suara seperti retakan bambu, Senin (5/6), sekitar pukul12.30. Ia pun segera beranjak dari rumah, menuju sumber suara.
Betapa kagetnya ia, saat mendapati sumber suara tersebut. Ternyata, suara yang ia dengar bukan berasal dari retakan bambu, melainkan suara gudang ampas tebu yang terbakar.
Gudang yang terbakar adalah milik tetangganya, H. Sakuri (56). "Saya langsung teriak-teriak minta tolong, begitu mengetahui gudang ampas tebu terbakar, selanjutnya saya langsung memberitahu sang pemilik," kata Suratno, sebagaimana keterangannya kepada pihak kepolisian.
Di samping itu, Suratno bersama warga lain pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian dan juga pemadam kebakaran. Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam milik Pemkab Kudus pun datang.
"Kami hawatir, jika api tak segera padam bisa merembet ke permukiman warga," ucap dia.
Selang satu jam kemudian, setelah petugas pemadam kebakaran dibantu warga berjibaku dengan si jago merah, api berhasil dijinakkan.
"Tak ada korban jiwa dalam perkara ini, hanya kerugian material yang ada diperkirakan mencapai lebih dari Rp20 jutan," ucap Kanit Reskrim Polsek Dawe, Ipda Harno, yang mendatangi lokasi kejadian.
Menurut dia, kemungkinan penyebab kebakaran adalah dari puntung rokok yang dibuang semabarangan. "Ampas tebu kan mudah sekali terbakar, terlebih belakangan ini cuaca begitu panas," imbuh dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kebakaran-menimpa-gudang-ampas-tebu-di-kandangmas-dawe-kudus_20170605_183109.jpg)