Pemkot Salatiga Tak Larang Pedagang Mremo, Ini Syaratnya

Pemkot Salatiga mengizinkan pedagang di sekitar kompleks Pasaraya I dan Pasaraya II Kota Salatiga untuk berjualan saat Lebaran.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga mengizinkan pedagang di sekitar kompleks Pasaraya I dan Pasaraya II Kota Salatiga untuk berjualan saat Lebaran.

Jumat (9/6/2017) besok, Pemkot Salatiga akan membicarakan soal teknis kebijakan tersebut bersama instansi terkait dan para pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Muthoin mengatakan tidak ada larangan pedagang untuk mremo di sepanjang Jalan Sudirman pada H-7 dan H+7 Lebaran.

Namun ada beberapa batasan yang harus ditaati mereka.

“Aturan tersebut, akan kami bahas bersama, baik dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga, Polres Salatiga, dan juga perwakilan pedagang. Prinsip pula, aktivitas mremo di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman juga untuk mengakomodir pedagang yang di dalam pasar,” terangnya.

Seperti pada Lebaran tahun lalu, pedagang diimbau untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

Pedagang dilarang berjualan di jalur kendaraan bermotor.

Menurutnya, ada sekitar 200 pedagang yang akan diakomodir untuk mremo.

Meski diizinkan berjualan, namun Muthoin mewanti-wanti agar tidak ada pedagang yang nyambi berjualan petasan.

“Jika ketahuan berjualan petasan akan ditindak tegas oleh Satpol PP maupun Polres Salatiga. Jadi, semua aturan harus dipatuhi demi kepentingan kenyamanan serta kelancaran bersama,” ucapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Salatiga Kusumo Aji menegaskan jika ada pedagang yang nekat berjualan petasan, selain barang dagangannya disita, mereka juga akan diusir dari lokasi itu.

Petugas juga akan menindak pedagang yang lapaknya menjorok ke jalur lambat.

"Jika tetap nekat, barang dagangan akan kami sita. Tindakan tegas itu dilakukan demi kepentingan bersama sehingga siapapun pun harus mematuhinya,” ujar Aji. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved