Breaking News:

Kuota 20% Siswa Kurang Mampu Diminta Diprioritaskan

Kuota siswa kurang mampu harus dijalankan dengan serius. Kuota itu supaya diprioritaskan sejak di awal pendaftaran supaya terpenuhi dulu

Penulis: m nur huda | Editor: Catur waskito Edy
net
PPDB Online 2016 Kabupaten Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Satuan pendidikan diingatkan untuk memerhatikan kuota siswa dari keluarga kurang mampu. Sesuai ketentuan perundangan, minimal adalah 20 persen di setiap satuan pendidikan pada tiap jenjangnya.

“Kuota siswa kurang mampu harus dijalankan dengan serius. Kuota itu supaya diprioritaskan sejak di awal pendaftaran supaya terpenuhi dulu,” kata Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adz, Minggu (11/6).

Menurut dia, pemenuhan itu penting agar target Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah di Jateng semakin baik, mengingat di provinsi ini tercatat masih ada 26 persen anak usia SMA/SMK/MA yang belum sekolah. Alasannya karena tak mampu membayar biaya sekolah.

Secara nasional, APK di Jateng masih di bawah rata-rata nasional, angka putus sekolah (APS) masih rangking 24 nasional, dan Angka Partisipasi Murni (APM) di Jateng sebesar 56 persen.

“Ini tantangan besar Jateng ketika ingin menuju wajib belajar 12 tahun. Ini harus dicarikan solusi,” tegasnya.

Zen juga mendorong pemerintah melakukan jemput bola pada siswa lulusan SMP/MTs yang berasal dari keluarga tidak mampu. Hal ini untuk mengurangi angka putus sekolah.

“Jangan sampai siswa tidak sekolah karena tidak punya uang. Sekolah SMA/SMK harus jemput bola” tandasnya.

Terkait dengan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB), Zen meminta harus adanya transparansi, baik terkait dengan syarat akademik NIM maupun syarat lain.

Kuota tiap rombongan belajar (rombel) juga harus konsisten maksimal 36.

“Kami berharap agar status anak guru yang mendapatkan poin supaya tidak hanya untuk guru PNS, tetapi juga guru non-PNS baik sekolah swasta maupun madrasah swasta,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved