Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wali Kota Tegal: Paket Sembako dari Pasar Murah Jangan Dijual Kembali

Pemerintah Kota Tegal mengadakan pasar murah dan penjualan paket sembako bersubsidi di Kantor Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Senin (12/6/2017)

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno (kedua kanan) saat menyambangi satu stan pasar murah di kantor kecamatan Tegal Timur. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Pemerintah Kota Tegal mengadakan pasar murah dan penjualan paket sembako bersubsidi di Kantor Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Senin (12/6/2017).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) dan Perdaganagan Kota Tegal bekerjasama dengan Bank Jateng serta Bank Indoneisa ini diselenggarakan untuk memenuhi komoditi atau barang kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1438 H/ 2017.

Walikota Tegal, Siti Masitha Soeparno, mengatakan pasar murah merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Tegal kepada masyarakat terkait kebutuhan sembako dalam menghadapi Lebaran.

"Pesan Bunda hanya satu, paket sembako dibawa pulang untuk keperluan sehari-hari. Jangan dijual kembali," kata Masitha, Senin.

Menurutnya, selain untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran, pasar murah juga untuk mambantu masyarakat yang kurang mampu. Kebutuhan pokok tentu saja dijual dengan harga yang murah dan kualitas baik.

"Pemerintah membantu masyarakat berpengahasilan rendah lewat pasar murah supaya kebutuhan sembako dirumah dapat tercukupi," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, masyarakat langsung menyerbu pasar murah yang akan diadakan selama empat hari, mulai 12- 15 Juni.

Lokasi pasar murah juga berpindah- pindah. Berurutan dari Kantor Kecamatan Tegal Timur, Tegal Barat, Margadana dan terakhir di Kecamatan Tegal Selatan.

"Bagi masyarakat yang tidak mendapat kupon, berarti telah dianggap sudah mampu. Mengingat program ini diutamakan bagi yang tidak mampu," jelasnya.

Ia juga berpesan menjelang Lebaran seperti sekarang ini, warga tidak perlu berbelanja berlebihan atau bersifat konsumtif. Membeli barang berdasaran keperluan.

Sementara, Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdangan Kota Tegal, AT Rahardjo, menjelaskan sasaran penjualan paket sembako bersubsidi yakni keluarga kurang mampu yang berjumlah 6.000 kepala keluarga (KK) yang terbagi di empat kecamatan.

Tiap paket bersubsidi berisi beras, gula pasir, minyak sayur, mie instan, kecap dan teh dengan harga Rp 50.000

"Harga tersebut disubsidi perpaketnya Rp 30.000 dalam bentuk kupon yang sebelumnya sudah dibagikan pihak kecamatan kepada masyarakat. Sehingga, pemegang kupon atau penerima subsidi hanya membayar sebesar Rp 20.000," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved