BREAKING NEWS: Tahanan Kabur Setelah Jalani Sidang di Pengadilan Brebes, Begini Kronologinya

Dia melompat dari mobil tahanan yang berhenti di halaman Lembaga Permasyakatan (Lapas) Kelas II Brebes.

BREAKING NEWS: Tahanan Kabur Setelah Jalani Sidang di Pengadilan Brebes, Begini Kronologinya
GOOGLE
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Seorang tahanan Kejaksaan Negeri Brebes melarikan diri seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Brebes, Rabu (14/6/2017) sore.

Dedy Setiawan, warga Desa Pagejugan, Kecamatan/Kabupaten Brebes, itu kabur setelah berhasil melepaskan borgol.

Dia melompat dari mobil tahanan yang berhenti di halaman Lembaga Permasyakatan (Lapas) Kelas II Brebes.

Saksi mata, Rizal (35), mengatakan kejadian berawal saat mobil tahanan masuk ke halaman Lapas yang ada di sebelah timur alun-alun Brebes.

"Mobil tahanan itu masuk ke halaman LP. Tak lama para tahanan turun. Tiba-tiba seorang tahanan mendorong tahanan lainnya dan kabur," kata Rizal.

Menurutnya, petugas yang melihat langsung mengejar dan berteriak-teriak.

Tahanan yang merupakan terdakwa kasus pencurian itu kabur ke arah utara.

Menurut Rizal, tahanan itu menyeberang ke jalur pantura Brebes dan masuk gang di pemukiman warga.

Kemeja putih yang dipakai saat mengikuti persidangan ditemukan tergeletak di pohon mangga.

Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Pendi Sijabat, tak dapat memberi keterangan secara pasti mengenai penyebab kaburnya tahanan yang dititipkan di Lapas itu.

"Saya baru saja diberi tahu kalau ada tahanan kabur. Terus langsung ke sini untuk memastikan informasi yang dimaksud," ucapnya di Lapas Brebes.

Menurutnya, Kepala Seksi Pidana Umum masih berada di lapangan untuk mencari Dedy.

"Saat ini masih dikejar, saya tidak bisa bilang banyak karena memang belum mendapat laporan secara rinci," imbuh Pendi. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved