Ramadan 2017

6.000 Paket Kebutuhan Pokok Murah Disebar di Empat Kecamatan Kota Tegal

Pemerintah Kota Tegal menyatakan pasar murah dan penjualan paket sembako bersubsidi dinilai efektif

Istimewa
Walikota Tegal, Siti Masitha Soeparno, memberikan paket sembako murah kepada masyarakat di kecamatan margadana. istimewa 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL -- Pemerintah Kota Tegal menyatakan pasar murah dan penjualan paket sembako bersubsidi dinilai efektif untuk stabilkan harga, khususnya bahan kebutuhan pokok.

Ketidakstabilan harga dikaranekan permintaan meningkat saat bulan Ramadan. Oleh karena itu, Pemkot Tegal kembali menggelar pasar murah di Kecamatan Margadana, Rabu (14/6/2017).

Sebelumnya, pemkot telah melaksanakan kegiatan serupa di dua kecamatan, Tegal Timur dan Tegal Barat. Untuk kecamatan terakhir, yakni Tegal Selatan rencananya dilakukan pada Kamis (15/6/2017)

Walikota Tegal, Siti Masitha Soeparno, menyatakan pasar murah dan penjualan paket sembako bersubsidi bertujuan untuk mambantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pokok untuk Lebaran.

"Ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kota Tegal kepada masyarakat Kota Tegal terkait kebutuhan sembakovdengan harga yang murah dan kualitas yang baik," ujarnya.

Dalam pasar murah itu, sejumlah pihak berpartisipasi. Di antaranya, Bank Jateng Cabang Tegal, Bank Indonesia Perwakilan Tegal, Sub Bulog Divre IV Tegal, UMKM serta Pengusaha Kue serta makanan.

Terkait tidak semua warga mendapat kupon paket sembako murah atau bersubsidi, Masitha menegaskan hanya masyarakat berpengahasilan rendah yang berhak, supaya kebutuhan sembako di rumah dapat tercukupi.

"Program ini diutamakan bagi mereka yang kurang beruntung dan tidak mampu. Bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kupon, artinya telah dianggap sudah mampu," ungkapnya.

Paket sembako yang dijual di antaranya beras, kecap, minyak goreng, gula pasir dan teh.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdangan Kota Tegal, AT Rahardjo mengatakan sasaran pasar murah yang diadakan pihaknya adalah masyarakat Kota Tegal.

"Sedangkan untuk penjualan paket sembako bersubsidi yakni keluarga kurang mampu yang berjumlah 6000 KK yang terbagi di empat kecamatan," jelasnya.

Dalam paket sembako yang sebenarnya senilai Rp 50.000 oleh pemerintah disubsidi Rp 30.000. Untuk mendapatkan paket sembako subsidi itu, warga akan menerima kupon yang dibagikan pihak kecamatan.

"Karena sudah disubsidi, masyarakat penerima kupon hanya membayar sebesar RP 20 ribu," imbuh Rahardjo.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved