Ramadan 2017

AJI dan SPLM Jateng Desak Perusahaan Media Bayar THR H-7

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang dan Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Jawa Tengah mendesak perusahaan media membayar tunjangan hari

Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy
ilustrasi thr 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang dan  Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Jawa Tengah mendesak perusahaan media membayar tunjangan hari raya (THR) kepada pekerjanya paling lambat 18 Juni 2017. Â

Permintaan itu terkait kepentingan para pekerja yang berhak menerima THR sesuai aturan yang tertuang pada Pasal 5 ayat 4, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

"Hak THR wajib dibayar oleh pengusaha paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan," kata Ketua SPLM Jateng, Abdul Mughis, Kamis (15/6/2017).

Pemberian THR tersebut berlaku bagi seluruh pekerja yang telah bekerja mulai 1 bulan, baik berstatus pekerja tetap maupun pekerja tidak tetap.

"Pemberian THR harus dilakukan secara proporsional, baik berstatus pekerja tetap atau tidak," kata dia.

Perhitungannya, kata dia, jika masa kerja dibawah 1 tahun maka dihitung lama masa kerja dibagi 12 bulan dikalikan 1 kali gaji.

"Sedangkan untuk pekerja lebih dari setahun, THR wajib dibayarkan satu kali gaji penuh," jelas dia.

Penindaklanjutan itu dinilai sangat perlu karena jika perusahaan media tidak membayar THR sesuai aturan bisa dikenai sanksi pemerintah mulai dari denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayarkan kepada pekerja, hingga pencabutan izin usaha.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved