Breaking News:

Benarkah Ada Jenderal Polisi Terlibat Penyerangan Novel Baswedan? Inilah Kata Novel dan Humas Polri

Dalam sebuah wawancara kepada Time, Novel mengatakan bahwa serangan itu terkait sejumlah kasus korupsi yang ditanganinya.

Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Novel Baswedan menjalani perawatan di Jakarta Eye Center 

Baca: Inilah Pengakuan Martinus Asworo Yang Tega Membunuh Calon Pasangan Pengantinnya Secara Keji

Reaksi Polri

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul menyatakan, seharusnya Novel Baswedan sebagai korban penyerangan air keras menyampaikan setiap informasi penting yang diketahuinya kepada penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasusnya.

Selain agar bisa ditindaklanjuti dan dikroscek kebenarannya, juga untuk menghindari penilaian pernyataan Novel itu sebuah tuduhan atau tudingan kepada pihak tertentu.

Baca: Menjerat Siswa Kaya Mengaku Miskin, Gubernur Perintahkan Coret dan Pidanakan Pembawa SKTM Palsu

"Informasi-informasi yang dianggap penting oleh saudara Novel hendaknya disampaikan kepada penyidik, supaya tidak terjadi sebuah tendensi atau tudingan," ujar Kombes Pol Martinus Sitompul, dikutip dari Tribunnews.com.

"Karena informasi itu kan harus diuji, tidak dibiarkan, kalau diberikan kepada penyidik. Nanti kami akan teruskan, kami akan selidiki," kata dia.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian sebelumnya mengatakan bahwa Polri berusaha keras untuk menangkap pelaku teror terhadap Novel Baswedan.

Bahkan, Tito menyebut ada kemungkinan keterlibatan Miryam S Haryani, anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 yang saat ini terlibat kasus e-KTP.

Baca: Desahan Hot, Bikin ABG Ini Terbangun, Ternyata Orangtuanya Sedang Gituan, Hal Terduga Dia Lakukan

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved