Dewi Sandra Ingin Meninggal Dunia Saat Salat

Sebelum hijrah dalam kehidupannya, penyanyi Dewi Sandra (37) sempat menikmati hal-hal duniawi di kala dirinya sibuk berkarir di dunia tarik suara.

Dewi Sandra Ingin Meninggal Dunia Saat Salat
TRIBUNNEWS.COM
Sebelum hijrah dalam kehidupannya, penyanyi Dewi Sandra (37) sempat menikmati hal-hal duniawi di kala dirinya sibuk berkarir di dunia tarik suara. 

TRIBUNJATENG.COM - Sebelum hijrah dalam kehidupannya, penyanyi Dewi Sandra (37) sempat menikmati hal-hal duniawi di kala dirinya sibuk berkarir di dunia tarik suara.

Namun, kehidupan Dewi mulai berubah ketika ia sudah mantap hijrah dan lebih islami, serta mengenakan hijab dalam kehidupannya pada tahun 2013 lalu.

Sebelum hijrah, Dewi mengatakan dirinya ingin meninggal di atas panggung saat karirnya di dunia tarik suara sedang berada di puncak popularitas.

"Dulu saya berdoa (meninggal) di atas panggung. Kalau sekarang (setelah hijrah), saya berdoa ya Allah plis jangan sampai. Semoga (meninggal) di atas sajadah atau setidaknya melakukan sesuatu yang khusnul khatimah," kata Dewi Sandra.

Dewi Sandra hadir dalam jumpa pers peluncuran klip video Aku Pulang, di kantor rumah produksi Falcon Music, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (6/7/2014).
Dewi Sandra hadir dalam jumpa pers peluncuran klip video Aku Pulang, di kantor rumah produksi Falcon Music, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (6/7/2014). (KOMPAS.com/IRFAN MAULLANA)

Hal itu ia katakan saat ditemui dalam acara 'Ramadhan Gathering Cantik Dari Hati', di Hotel Dharmawangsa, Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/6).

Dewi menjelaskan kenapa dirinya ingin meninggal di atas panggung, yang menurutnya sangat lah keren dan sangat dramatis sekali.

"Kan zaman dulu masih kecil, ilmu kita masih sedikit banget. Kalau di atas panggung (meninggal) kayaknya keren juga ya dramatis. Saya (meninggal) saat melakukan sesuatu yang saya cintai," ungkapnya.

Setelah dirinya hijrah, mantan istri penyanyi Glenn Fredly ini bermimpi bisa meninggal saat sedang menjalanan ibadah salat, baik wajib atau pun sunah agar khusnul khatimah.

"Menurutku pribadi kalau saya bisa meninggal dengan cara begitu (salat), itu impian saya. Karena itu cara meninggal paling enak," ucapnya.

"Pada saat kita sujud mencium tanah, untuk memohon ampunan Allah pada saat itu roh kita diambil. Saya berdoa supaya bisa seperti itu. Betapa nikmatnya orang meninggal dalam keadaan suci, dekat dengan Allah, dalam kondisi mengingat Allah. Siapa yg gamau? Saya mau sekali. Apalagai ini bulan Ramadan," sambungnya.

Menurut Dewi, dirinya tidak tahu akan dipanggil oleh Allah SWT di usia berapa dalam kehidupannya saat ini. Pada intinya, ia tidak bisa memastikan berapa lama lagi ia akan bertahan hidup.

"Kita hanya bisa menerka dan kembayangkan. Pertanyaannya apa kita siap untuk meninggal? Tiap hari kita ngapain menghabiskan waktu? Gue salat masih bolong-bolong, puasa niatnya masih belum. Are we ready to die?" jelasnya.

Oleh karena itu, Dewi mengatakan bahwa dirinya sudah semakin sadar bahwa ia harus menghadapi kehidupan akhirat jika dirinya meninggal dunia.

"Tapi semakin berumur, saya makin sadar kalau yang saya cintai hanya duniawi. Jadi stop didunia. Kalo disana (akhirat), malaikat kira-kira bakal tanya 'eh lo nyanyi brp lagu?' Atau request lagu ini?'. Yah I dont think so. Jadi yah aku sudah semakin berfikir ke belakang ini," ujar Dewi Sandra. (Tribunjateng/cetak/Tribunnews)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved