OJK Jateng-DIY Minta Perbankan Waspada Kredit Bermasalah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jateng-DIY, mengingatkan perbankan agar barhati-hati dalam penyaluran kredit tersebut.

OJK Jateng-DIY Minta Perbankan Waspada Kredit Bermasalah
TRIBUNJATENG/M SOFRI KURNIAWAN
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional III Jateng-DIY, Moch Ihsanuddin, berkunjung ke kantor Tribun Jateng, Semarang (10/2/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ramadan ini merupakan momen perbankan berlomba meningkatkan porsi pinjaman kredit komsumtifnya.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jateng-DIY, mengingatkan perbankan agar berhati-hati dalam penyaluran kredit tersebut.

"Itu hak perbankan (untuk memperbesar porsi kredit pinjaman). Ini kesempatan bagi bank meningkatkan bisnisnya. Tapi tentu harus menerapkan asas kehati-hatian agar tidak terjadi kredit bermasalah yang berujung kredit macet," kata Kepala OJK KR 3 Jateng-DIY, Moch Ihsanudjin, Senin (19/6/2017).

Ihsanudin menuturkan, perbankan mempunyai standar operasional (SOP) terkait penyaluran pinjaman.

Ia meyakini, perbankan juga sudah mengantisipasi terjadinya kredit bermasalah atau non-performance loan (NPL) tersebut.

Ia pun mempersilakan perbankan berlomba memperbesar penyaluran kredit kepada para nasabah.

Hanya saja, ia berharap upaya perbankan tidak justru membuat tingkat NPL di Jateng meningkat.

Dari data, NPL Jateng pada kwartal I 2017 ini sebesar 1,5 persen. Angka tersebut naik dibanding periode yang sama 2016 lalu yang tercatat 1,3 persen.

"Pengawasan penyaluran pinjaman atau kredit harus jalan. Sistem verifikasi juga harus ketat. Jangan asal memberikan pinjaman tanpa melihat kemampuan bayar nasabah," jelasnya.(*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved