Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

H-1 Lebaran, Laju Kendaraan Pemudik yang Lewat Mangkang Dipaksa Melambat, Ini Alasannya

Para pemudik dari arah Jakarta terpaksa melambatkan laju kendaraan saat melintasi Jalan Raya Mangkang, Sabtu (24/6/2017) malam.

Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: rika irawati
tribun jateng/bakti buwono budiasto
Peserta takbir keliling di Mangkang, Sabtu (24/6/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para pemudik dari arah Jakarta terpaksa melambatkan laju kendaraan saat melintasi Jalan Raya Mangkang, Sabtu (24/6/2017) malam. Bahkan, ada yang menepi karena ingin  melihat arak-arakan warga yang melintasi.

Iring-iringan tersebut merupakan rombongan warga Kelurahan Mangkang Kulon, Mangunharjo, dan Mangkang Wetan, yang melakukan pawai takbiran.

Pawai Takbiran memakan satu lajur sepanjang sekitar dua kilometer, mulai dari gang Irigasi Utara hingga pasar Mangkang.

"Meski belum sampai kampung halaman, menikmati takbiran keliling ini menambah semangat berkendara sampai Solo," kata Agus, seorang pemudik dari Jakarta yang hendak ke Solo.

Kemeriahan takbiran tampak dari berbagai macam penampilan ratusan warga yang terbagi dalam rombongan per-RT. Ada yang membuat replika kabah, keris, menara masjid, Alquran, hingga ondel-ondel.

Beberapa bocah mengenakan kostum unik, mulai dari punakawan hingga berkostum kiai lengkap memakai jenggot palsu.

"Adik saya ikut takbiran makanya saya bela-belain nonton, hehe," kata Ayu Kartika, warga Mangkang Kulon, itu.

Hujan yang sempat mengguyur kota Semarang membuat pawai takbir molor. Biasanya, pawai sudah dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, malam itu, rombongan baru berjalan pukul 22.00 WIB.

Di akhir pawai, panitia mengumumkan rombongan pemenang yang paling kreatif dalam pawai(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved